Berita

Puan Maharani (tengah)/RMOL.

Hukum

DPR Dorong Kematian Diplomat Kemlu Diusut Tuntas

SELASA, 15 JULI 2025 | 15:31 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pimpinan DPR terus mendorong aparat kepolisian untuk memproses kasus tewasnya ADP (39), diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) di kamar indekosnya di Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat.

Sejauh ini muncul dugaan korban tewas dibunuh.

"Ya terus mendorong untuk proses penyelidikan dan penyidikan untuk ditindaklanjuti," kata Ketua DPR Puan Maharani kepada wartawan di gedung parlemen, Jakarta, Selasa 15 Juli 2025. 


Puan menyebut bahwa proses tersebut membutuhkan waktu. Namun dia berharap agar pelakunya bisa diketahui.

"Proses tersebut kan butuh waktu, tetapi ditindaklanjuti sampai di tahap siapa yang memang jadi pelakunya," ujar Ketua DPP PDIP ini. 

Diberitakan RMOL sebelumnya, diplomat Kementerian Luar Negeri RI berinisial ADP (39) ditemukan tewas mengenaskan di sebuah indekos mewah Menteng, Jakarta, pada Selasa, 8 Juli 2025.

Penemuan jasad ADP berawal dari istri yang meminta pemilik indekos Gondia International Guest House, Jalan Gondangdia Kecil Nomor 22 mengecek kamar sebab tidak bisa terhubung sejak malam sebelumnya. 

Pintu kamar ditemukan dalam keadaan terkunci, dan setelah dibuka korban ditemukan dalam posisi tak wajar dengan kepala tertutup lakban plastik.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Jadi Tersangka Tanpa Diperiksa, Pakar: Bertentangan dengan Konstitusi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:18

BPKH Harus Diperkuat demi Jaga Keberlanjutan Keuangan Haji

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:12

Maroko dan Prancis Perkuat Kemitraan, 11 Perjanjian Baru Disepakati

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:02

Halaqah Pra-Muktamar Bahas Arah Kepemimpinan NU di Abad Kedua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:02

Catatan Akhir Pekan Saham MD Entertainment: Terkoreksi, tapi Magnetnya Belum Pudar

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:00

Cara Nonton Final Piala Dunia 2026, Spanyol Vs Argentina

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:49

Nelayan Pulau Panggang Kesulitan BBM

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:45

China dan RI Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Airlangga: KEK Batang Jadi Fokus Investasi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:30

Sektor Teknologi dan Energi Topang Reli Indeks Kompas100 Sepekan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:14

Enam Titik Penginapan Siap Tampung Ribuan Peserta Muktamar NU

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:01

Selengkapnya