Berita

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo (batik coklat) di Istana Negara/RMOL.

Politik

Alasan Wamen Agus Jabo Tak Mau Pelintir Bansos untuk Jualan Partai

SELASA, 15 JULI 2025 | 15:09 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Wakil Menteri Sosial yang juga Ketua Umum Partai Rakyat Adil Makmur (Prima) Agus Jabo Priyono tak mau menjadikan bantuan sosial (bansos) sebagai alat politik.

Ia menegaskan tidak akan menyalahgunakan bansos untuk kepentingan pribadi dan golongan seperti terjadi di waktu lalu.

"Ya sejak awal kan kita punya konsep bahwa kekuasaan itu kan alat, alat untuk memperjuangkan saudara-saudara kita yang tertindas, alat untuk memperjuangkan saudara-saudara kita yang masih miskin," kata Jabo dikutip dari Youtube Akbar Faisal Official, Selasa, 15 Juli 2025.


Agus Jabo menegaskan sejak menjadi aktivis hingga akhirnya mendapat kesempatan duduk di lingkaran kekuasaan, dirinya tak pernah mengingkari prinsip perjuangan untuk rakyat.

"Jadi dari aktivis dan kemudian sekarang di Wamensos, saya pikir cita-cita, komitmen, integrated itu tidak ada yang berubah," sambungnya.

Di samping itu, Jabo memastikan pegangan hidupnya tersebut seirama dengan yang dimiliki Presiden Prabowo Subianto, sehingga jabatan Wamensos justru mempermudah untuk merealisasikannya.

"Saya justru berharap dengan posisi saya sebagai Wamensos, ya posisi saya sebagai bagian dari kekuasaan itu, saya akan semakin mudah berjuang untuk mewujudkan impian-impian saya, seperti halnya impian Presiden (Prabowo Subianto) juga," tutur Jabo.

"Bahwa Indonesia harus menjadi bangsa yang baldatun, thoyyibatun, wa robbun ghofur. Ini gemar ripah loh jinawi, toto tentrem kerto raharjo (tanah yang subur makmur, serta masyarakat yang aman, tentram, dan sejahtera)," tambahnya.

Oleh karena itu, Jabo memastikan jabatan yang dia dapat di Kabinet Merah Putih tak membuatnya lalai dari prinsip kekuasaan yang dia anut.

"Impian itu (memperjuangkan rakyat) di mana pun tempatnya saya akan wujudkan," demikian Jabo menambahkan.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Waspada Pemutihan Lahan Sawit Ilegal Secara Massal!

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:48

Pertemuan Eggi-Damai Lubis dengan Jokowi Disebut Diplomasi Tingkat Tinggi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:23

Sudewo Juga Tersangka Suap Jalur Kereta Api, Kasus Pemerasan Jadi Pintu Masuk

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Damai Lubis Merasa Serba Salah Usai Bertemu Jokowi dan Terima SP3

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Putusan MK 234 Koreksi Sikap Polri dan Pemerintah soal Polisi Isi Jabatan Sipil

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:48

Khofifah: Jawa Timur Siap jadi Lumbung Talenta Digital Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:25

The Game Changer Kedua

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:59

Persiden Cabut Izin 28 Perusahaan, Kinerja Kemenhut Harus Tetap Dievaluasi

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:45

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:20

Pemerintah Diminta Perbaiki Jalan Rusak di Akses Vital Logistik

Rabu, 21 Januari 2026 | 04:59

Selengkapnya