Berita

Menteri Pertanian Amran Sulaiman/RMOL

Bisnis

Mentan Bongkar Perusahaan Besar Terlibat Oplosan Beras Premium

Kerugian Capai Rp99 Triliun
SENIN, 14 JULI 2025 | 19:23 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Praktik curang dalam distribusi beras yang mengoplos beras premium dengan kualitas rendah diduga melibatkan sejumlah perusahaan besar.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, pengusaha itu kini tengah diperiksa penegak hukum.

"Kami sudah menyurat ke Kapolri dan Kejagung dan Satgas Pangan juga sudah bekerja yang melibatkan pengusaha besar yang telah diperiksa tanggal 10 kemarin,"kata Amran dalam keterangan resmi, dikutip Senin 14 Juli 2025.


Amran mengungkapkan bahwa Satgas Pangan menemukan adanya 212 merek beras yang tidak sesuai standar, dan merugikan masyarakat hingga nyaris Rp100 triliun per tahun.

“Ini sangat merugikan konsumen. Kalau dibiarkan, kerugian bisa mencapai Rp99 triliun per tahun," kata Amran.

Dari hasil investigasi tersebut, ditemukan bahwa beras berlabel premium yang beredar di pasaran tidak sesuai standar. Produk itu ternyata dioplos dengan beras kualitas medium. 

Selain itu, berbagai merek tersebut juga tercatat menawarkan kemasan 5 kilogram (kg) padahal isinya hanya 4,5 kg. 

“Sangat kami sayangkan, sejumlah perusahaan besar justru terindikasi tidak mematuhi standar mutu yang telah ditetapkan. Masyarakat membeli beras premium dengan harapan kualitasnya sesuai standar, tetapi kenyataannya tidak demikian,” tutup Amran.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya