Berita

Dirjen Pajak meminta persetujuan Komisi XI DPR terkait anggaran 2026 ditambah Rp1,7 triliun/RMOL

Politik

Dirjen Pajak Minta Tambahan Anggaran Rp1,79 Triliun

SENIN, 14 JULI 2025 | 18:01 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto meminta Komisi XI DPR RI menyetujui usulan tambahan anggaran sebesar Rp1.7.90.572.929 triliun untuk tahun anggaran 2026.

Hal itu disampaikan Bimo dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI terkait pembahasan anggaran tahun anggaran 2026, di Gedung Nusantara I, Komplek DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin 14 Juli 2025.

“Kami mohon perkenan pimpinan dan anggota Komisi XI DPR untuk dapat menyetujui yang pertama, pagu indikatif Direktorat Jenderal Pajak tahun anggaran 2026 sebesar Rp4.479.079.738. Kemudian yang nomor dua, usulan tambahan anggaran Direktorat Jenderal Pajak tahun anggaran 2026 sebesar Rp1.790.572.929,” kata Bimo.


“Ada pun yang ketiga, total pagu Direktorat Jenderal Pajak tahun anggaran 2026 sebesar Rp6.269.652.667,” sambungnya.

Bimo mengatakan, pagu indikatif Dirjen Pajak yang diberikan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebesar Rp4,48 triliun tidak cukup untuk menunjang kinerja Dirjen Pajak.

“Pagu indikatif sebesar Rp4,48 triliun lebih rendah Rp530 miliar dibanding dengan alokasi anggaran 2025 setelah efisiensi sebesar Rp5,01 triliun,” kata Bimo.

Adapun detail dari pagu indikatif tahun 2026 ditambah dengan 
Anggaran Biaya Tambahan (ABT) sekitar Rp6,27 triliun. Rinciannya Rp4,48 triliun ditambah dengan kebutuhan ABT Rp1,7 triliun untuk pemeliharaan sistem Dirjen Pajak.




Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya