Berita

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar meresmikan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat/Ist

Politik

Cak Imin Optimistis Sekolah Rakyat Putus Mata Rantai Kemiskinan

SENIN, 14 JULI 2025 | 14:42 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar meresmikan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat di Sentra Terpadu Intan Soeweno Cibinong, Kabupaten Bogor tahun ajaran 2025/2026.

“Melalui sekolah rakyat ini kita akan mendorong semua potensi, semua harapan dan cita-cita anak bangsa terwujud,” katanya, seperti dikutip redaksi, Senin, 14 Juli 2025.

Sosok yang akrab disapa Cak Imin itu berpesan agar seluruh siswa memanfaatkan kesempatan pendidikan yang diterima Sekolah Rakyat untuk merengkuh masa depan yang cemerlang.


Ia berharap agar seluruh siswa Sekolah Rakyat tidak menyia-nyiakan segala kesempatan untuk belajar dan menimba ilmu untuk mewujudkan mimpi mereka masing-masing.

“Tidak ada kata menyerah kecuali sungguh-sungguh disiplin, belajar total waktu diberikan untuk belajar dan tentu saja ekspresikan minat, hobi, bakat dengan penuh suka dan cinta,” ujarnya.

Program Sekolah Rakyat merupakan upaya mempercepat pengentasan kemiskinan di Indonesia dengan memberikan pendidikan berkualitas kepada anak-anak dari latar belakang keluarga kurang mampu.

“Sekolah Rakyat adalah gagasan amat-sangat strategis untuk memutus mata rantai pengentasan kemiskinan,” jelas Muhaimin.

Kesuksesan Sekolah Rakyat menjadi faktor penting dalam upaya optimalisasi pengentasan kemiskinan di Indonesia sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto melalui Inpres 8/2025.

Adapun dalam acara ini turut hadir Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Wamensos Agus Jabo, Menteri PAN-RB Rini Widyantini, hingga Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya