Berita

Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Dewan Eropa António Costa di Brussel, Belgia pada Minggu, 13 Juli 2025/Sekretariat Presiden RI

Dunia

Dewan Eropa Dukung Visi Pembangunan Prabowo, Sebut Indonesia Mitra Penting

SENIN, 14 JULI 2025 | 12:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dukungan kuat disampaikan Presiden Dewan Eropa, António Costa, terhadap visi pembangunan Presiden RI Prabowo Subianto dalam sebuah pertemuan bilateral yang berlangsung di Gedung Europa, Brussel, Belgia, pada Minggu, 13 Juli 2025.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Costa menyampaikan apresiasi atas kemajuan signifikan dalam proses perundingan Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) antara Uni Eropa dan Indonesia. 

Ia menilai capaian tersebut sebagai langkah penting menuju kesepakatan politik yang konkret dan berjangka panjang.


“Bagi kami, Indonesia jelas merupakan salah satu mitra global yang paling penting, dan kami ingin meningkatkan serta memperkuat hubungan kita,” ujarnya kepada Prabowo.

Costa menegaskan bahwa Indonesia merupakan salah satu mitra penting dalam kebijakan global Uni Eropa. Dengan kombinasi pasar yang mewakili lebih dari 700 juta konsumen, ia melihat peluang besar untuk memperluas kerja sama ekonomi yang adil, berimbang, dan saling menguntungkan bagi kedua pihak.

“Indonesia adalah kekuatan utama dalam demokrasi terbesar di Asia Tenggara, pilar utama dalam ASEAN, dan negara dengan suara yang semakin berpengaruh dalam urusan global,” imbuhnya.

Selain aspek perdagangan, Presiden Dewan Eropa juga menyoroti kedekatan nilai dan prinsip yang dipegang kedua belah pihak yakni sama-sama berkomitmen pada sistem multilateral, tatanan internasional berbasis aturan, dan kerja sama pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kemitraan kita menjadi semakin penting saat ini, dan sudah saatnya kita menyuntikkan energi baru dalam hubungan kita,” ungkap Costa, seraya menegaskan urgensi penguatan kolaborasi di tengah tantangan global.

Lebih jauh, Costa menyatakan kesiapan Uni Eropa untuk mendukung agenda pembangunan Presiden Prabowo. Dukungan ini meliputi berbagai sektor strategis, mulai dari pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja khususnya bagi generasi muda, hingga penguatan ketahanan pangan dan energi nasional.

“Perjanjian dagang kita akan memperdalam pertukaran kita dan membangun kemitraan strategis yang mencerminkan tujuan bersama kita,” tegas Presiden Dewan Eropa.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya