Berita

Presiden AS, Donald Trump/Net

Dunia

Trump Kenakan Tarif 30 Persen untuk Seluruh Barang dari Uni Eropa dan Meksiko

MINGGU, 13 JULI 2025 | 14:01 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara resmi mengenakan tarif impor sebesar 30 persen untuk seluruh barang dari Uni Eropa dan Meksiko mulai 1 Agustus 2025. 

Langkah ini diambil setelah perundingan dengan kedua mitra dagang utama AS gagal menghasilkan kesepakatan perdagangan yang komprehensif.

Dalam pengumuman terpisah yang diunggah ke platform Truth Social miliknya pada Sabtu, 12 Juli 2025, Trump menyatakan bahwa tarif tersebut merupakan respons terhadap peran Meksiko dalam migrasi ilegal dan perdagangan obat-obatan terlarang serta ketidakseimbangan perdagangan kronis dengan Uni Eropa.


“Amerika telah bersabar terlalu lama. Kami tidak akan lagi membiarkan negara-negara lain merusak keamanan ekonomi dan sosial kami tanpa konsekuensi,” tulis Trump, seperti dimuat Reuters pada Minggu, 13 Juli 2025. 

Menanggapi keputusan tersebut, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyatakan bahwa Uni Eropa siap mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi kepentingannya, termasuk dengan tindakan balasan yang proporsional jika diperlukan.

Dalam pernyataannya, von der Leyen menambahkan bahwa blok tersebut tetap terbuka untuk mencapai kesepakatan sebelum 1 Agustus, meski peluangnya semakin kecil.

Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan respons tegas dari Uni Eropa dan mendorong aktivasi Instrumen Anti-Paksaan, yang memungkinkan blok tersebut membatasi akses negara ketiga ke pasar publik Uni Eropa.

“Eropa harus bersatu dan tegas dalam mempertahankan kepentingannya. Kita tidak boleh tunduk pada tekanan ekonomi sepihak,” ujar Macron.
Trump sebelumnya telah mengumumkan tarif baru untuk lebih dari 20 negara, termasuk Kanada, Jepang, Korea Selatan, dan Brasil. Tarif terhadap Uni Eropa kali ini lebih tinggi dibandingkan pajak 20 persen yang diumumkan pada April lalu, sementara bea masuk ke Meksiko naik dari 25 menjadi 30 persen.

Pengecualian diberikan terhadap produk-produk tertentu yang masuk ke AS berdasarkan Perjanjian AS-Meksiko-Kanada (USMCA), tetapi dampaknya terhadap ekspor Meksiko tetap signifikan, mengingat lebih dari 80 persen ekspor negara itu bergantung pada pasar AS.

Pemerintah Meksiko menyatakan telah diberitahu soal tarif baru itu dalam pembicaraan dengan pejabat Departemen Luar Negeri AS. Dalam pernyataan resminya, Meksiko menolak kebijakan tersebut dan menyebutnya sebagai perlakuan tidak adil.

Presiden Claudia Sheinbaum dalam pernyataan publik di hari yang sama menanggapi situasi dengan hati-hati, menyatakan harapannya untuk solusi diplomatik.

“Saya selalu mengatakan bahwa dalam kasus seperti ini, Anda perlu kepala dingin untuk menghadapi masalah apa pun,” ujar Sheinbaum.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya