Berita

Budi Arie Setiadi/Ist

Politik

Budi Arie Harus Diseret ke Meja Hijau jika Terlibat Kasus Judol

MINGGU, 13 JULI 2025 | 04:25 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Aparat Penegak Hukum dalam hal ini Kepolisian, Kejaksaan, ataupun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus berani menyeret mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi ke meja hijau. Apabila, Budi Arie terlibat dalam kasus pengaman situs judi online. 

Terlebih, nama Ketua Umum Pro Jokowi (Projo) itu kerap muncul dalam persidangan kasus tersebut. 

“Tentu aparat nggak boleh, penegak hukum itu diskriminatif ya, tidak equal, artinya sama setiap warga negara di depan hukum,” kata Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Sabtu, 12 Juli 2025. 


Menurut Pangi akrab disapa, jika memang ada bukti-bukti dan itu menjadi fakta di persidangan maka aparat penegak hukum wajib menelusuri dugaan keterlibatan Budi Arie dalam kasus Judol tersebut. 

“Itu perlu ditelusuri, terkait dengan keterlibatan dugaan dari pengakuan-pengakuan staf beliau (Budi Arie) sebelumnya dan seterusnya. Saya pikir aparat seperti KPK, Polisi Kejaksaan nggak perlu khawatir gitu, supaya kita ini menjadi negara hukum bukan negara kekuasaan,” tegasnya. 

Atas dasar ada itu, Pangi menegaskan bahwa apapun hasil dari penelusuran itu nantinya bisa diuji dalam persidangan kasus yang menyeret nama Budi Arie. 
 
“Oleh karena itu memang kita harus mendesak, ya tidak hanya Komisi III DPR, masyarakat juga mendesak semua yang terseret nama-nama dalam judi online ini harus dibawa ke meja hijau semua dan diperiksa dan dihukum seberat-beratnya,” tandasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya