Berita

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninjau Kunming Botanical Garden, di Kunming, Provinsi Yunnan, China, Sabtu waktu setempat, 12 Juli 2025/Ist

Politik

Usai jadi Pembicara di Beijing, Megawati Kunjungi Botanical Garden di Kunming

MINGGU, 13 JULI 2025 | 00:29 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Setelah menjadi pembicara dalam forum Dialog Peradaban Global di Beijing, Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, meninjau Kunming Botanical Garden, di Kunming, Provinsi Yunnan, China, Sabtu, 12 Juli 2025. 

Dalam kesempatan itu, Megawati menerima penjelasan dari Wakil Direktur Institut Botani Kunming, Niu Yang.

"Ini bagus, supaya anak-anak kecil sejak dini diperkenalkan dengan lingkungan dan aneka tanaman. Supaya mereka tidak larut dengan perangkat smartphonenya," kata Megawati kepada Niu saat mereka berpapasan dengan sejumlah anak berusia lima tahunan yang berkunjung ke taman tersebut.


Megawati lantas mengatakan meskipun saat ini fenomena penggunaan gawai atau gadget pada anak-anak sulit dibendung, namun diharapkan seluruh anak Indonesia memiliki kepedulian dengan lingkungan dan tanaman.

"Supaya mereka mengenal apa itu lumut misalnya," tambah Megawati dalam keterangan resminya yang diterima redaksi, Sabtu malam, 12 Juli 2025. 

Selama kunjungan itu, Megawati meminta penjelasan tidak hanya dari Niu tapi juga pemandu taman Liang Xiaoxia.

Selain mengunjungi museum, Megawati juga diajak berkeliling melihat aneka tanaman yang terawat baik di Kunming Botanical Garden. Megawati bersama rombongan menghabiskan waktu sekitar hampir 1,5 jam di lokasi.

Sebelum ke Kunming Botanical Garden, Megawati juga menyempatkan meninjau Pasar Bunga Dounan.

Ia pun mendorong semua stakeholder di sektor flora untuk mengembangkan flora Nusantara menjadi sebuah industri termasuk dengan melahirkan varietas baru termasuk tanaman hias dengan pemanfaatan ilmu pengetahuan.

Megawati mengatakan keindahan flora Indonesia sangat luar biasa ditambah lagi dengan alamnya yang sangat mendukung.

"Semua harapan untuk mengembangkan flora itu pada akhirnya merupakan ikhtiar untuk menjaga dan merawat pertiwi," imbuhnya.

Untuk itu, Megawati yang merupakan Ketua Kebun Raya Indonesia mendorong seluruh kebun raya untuk bisa mengembangkan berbagai varietas bunga termasuk tumbuhnya industri flora yang maju, modern dan khas Indonesia.

Megawati yang saat ini juga menjabat sebagai Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyebutkan badan itu kini memiliki fokus terhadap pengembangan tanaman dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan.

Megawati berada di Kunming setelah sebelumnya hadir di forum Dialog Peradaban Global yang dihadiri 600 orang dari sekitar 140 negara termasuk sejumlah mantan kepala negara di Wisma Tamu Negara Diaoyutai, Beijing, Kamis 10 Juli 2025. Saat itu, Megawati jadi pembicara pertama.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

H+3 Lebaran Emas Antam Stagnan, Buyback Merosot Rp80 Ribu

Selasa, 24 Maret 2026 | 10:01

NTT Butuh Alat Berat dan Logistik Mendesak Pasca Banjir dan Longsor

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:47

Rahasia AC Mobil Tetap Beku di Tengah Kemacetan Arus Balik Lebaran 2026

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:40

Prabowo Telepon Presiden Palestina, Tegaskan Solidaritas dari Indonesia

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:34

Harga Minyak Anjlok 11 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:22

Menanti Pembukaan Bursa Usai Libur Lebaran: Peluang dan Risiko di Pasar Saham RI

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:01

Saham-saham Asia Terbang Usai Keputusan Trump

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:44

Iran: Tidak Ada Negosiasi dengan AS, Itu Berita Bohong untuk Manipulasi Pasar

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:33

Pasar Saham AS Melonjak Setelah Trump Tunda Serangan ke Iran

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:18

Leonid Radvinsky Wafat: Jejak Sang Raja Platform OnlyFans yang Fenomenal

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:07

Selengkapnya