Berita

Wakil Menteri Koperasi, Ferry Juliantono/Ist

Politik

Kemenkop Minta DPR Terlibat Aktif Wujudkan Kopdes Merah Putih

SABTU, 12 JULI 2025 | 12:41 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kementerian Koperasi (Kemenkop) meminta Komisi VI DPR terlibat aktif dalam penyusunan roadmap Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih berdasarkan temuan-temuan di lapangan. 

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop), Ferry Juliantono menegaskan, Kopdes Merah Putih adalah program top down. Namun proses pembentukan dan operasional secara aktif melibatkan masyarakat dan peran aktif semua pihak, termasuk DPR.

"Kita tidak bisa hanya bentuk badan hukum lalu dilepas. Kita harus rancang skema bisnisnya, pendanaannya, pelatihannya. Semua harus konkret dan diawasi (bersama DPR),” kata Ferry, Sabtu, 12 Juli 2025.


Di sisi lain, Wamenkop menyambut baik usulan simposium bersama Komisi VI dalam merumuskan kebijakan pengembangan Kopdes Merah Putih berbasis evidence.

Roadmap yang disusun bersama DPR penting untuk memastikan pembiayaan, arah operasional, dan pengembangan koperasi dilakukan secara realistis dan tepat sasaran.

Smenetara Wakil Ketua Komisi VI DPR, Adisatrya Suryo Sulisto memastikan akan ikut serta mengawal pelaksanaan program Kopdes Merah Putih ini agar benar-benar berdampak.

Pihaknya tidak ingin program Kopdes Merah Putih hanya seremonial tanpa memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat di desa. Komisi VI juga sepakat untuk terus memperkuat fungsi pengawasan dalam pelaksanaan program ini. 

“Secara konsep ini sudah baik. Tapi kunci suksesnya adalah pengawasan sehingga jajarannya harus diperkuat. Kami ingin tahu seberapa siap koperasi ini menerima dan mengelola dana, dan bagaimana pelaksanaannya di lapangan,” ujar Adisatrya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya