Berita

Kegiatan pelatihan Rumah Belajar ‘Pelindo Prestasi’ di Jakarta Utara/Ist

Nusantara

Anak Rentan Putus Sekolah Butuh Perhatian Serius

SABTU, 12 JULI 2025 | 00:25 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Tekanan ekonomi keluarga, keterbatasan akses, hingga hambatan administratif menjadi penyebab utama anak-anak usia sekolah harus meninggalkan bangku pendidikan lebih cepat dari seharusnya.

Merespons hal tersebut, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menggagas pendirian Rumah Belajar ‘Pelindo Prestasi’ di Jakarta Utara, untuk menjangkau anak-anak usia sekolah yang tidak lagi terakomodasi pendidikan formal. 

Program ini menyasar kawasan padat penduduk seperti Koja, Cilincing, dan Tanjung Priok, yang mencatat kasus putus sekolah cukup tinggi akibat berbagai sebab.
 

 
Direktur SDM dan Umum Pelindo, Dwi Fatan Lilyana mengatakan, Rumah Belajar ‘Pelindo Prestasi’ merupakan bentuk intervensi sosial, dengan pendekatan pendidikan non-formal yang inklusif dan fleksibel. 
 
“Kami ingin memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan belajar hanya karena hambatan struktural atau keterbatasan ekonomi,” kata Lilyana dalam keterangannya di Jakarta, Jumat 11 Juli 2025.
 
Pendirian Rumah Belajar ‘Pelindo Prestasi’ merupakan bagian program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo, yang salah satu fokus utamanya bidang pendidikan. 

Program ini menargetkan anak-anak usia SD dan SMP yang tidak lagi bersekolah karena berbagai sebab. Dengan program ini diharapkan anak jalanan dan putus sekolah di sekitar pelabuhan Tanjung Priok bisa melanjutkan pendidikan dan berkesempatan memperbaiki kehidupan dan masa depannya.
 
“Pendidikan non-formal tidak boleh asal-asalan. Tutor juga perlu dibekali agar bisa membangun hubungan belajar yang hangat, empatik dan bermutu,” ujar Lilyana.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya