Berita

Menlu RI Sugiono/Net

Politik

Menlu Sugiono Berduka Atas Meninggalnya Diplomat di Kamar Kos Mewah

KAMIS, 10 JULI 2025 | 21:15 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Arya Daru Pangayunan, seorang diplomat aktif di lingkungan Kementerian Luar Negeri (Kemlu), yang ditemukan tak bernyawa di sebuah kamar kost eksklusif di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa lalu, 8 Juli 2025.

Juru Bicara Kemlu RI, Roy Soemirat, menyampaikan ucapan duka Menlu Sugiono melalui pernyataan resmi pada Kamis, 10 Juli 2025.

“Saya juga sampaikan kembali bahwa Bapak Menlu dan keluarga besar Kemlu RI merasa berduka dan menyampaikan belasungkawa kepada pihak keluarga,” ungkap Roy.


Roy juga menegaskan bahwa segala proses hukum yang saat ini tengah berlangsung sepenuhnya menjadi ranah pihak berwenang.

“Adapun hal-hal lain mengenai proses yang saat ini masih terus dilakukan oleh aparat penegak hukum terkait meninggalnya Sdr. Daru, kami serahkan sepenuhnya kepada pihak berwenang,” jelasnya.

Arya Daru Pangayunan ditemukan meninggal dunia di kamarnya di Gondia International Guest House, Jalan Gondangdia Kecil Nomor 22, Menteng. Ia ditemukan dalam posisi tak wajar dengan kepala tertutup lakban plastik.

Penemuan jenazah bermula dari laporan keluarga yang kehilangan kontak sejak malam sebelumnya. Karena tak kunjung mendapat kabar, keluarga memutuskan untuk datang langsung ke lokasi. 

Setelah pintu kamar dibuka secara paksa, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Dari rekaman CCTV, terlihat Arya terakhir kali kembali ke kamarnya pada malam kejadian. Ia sempat keluar sebentar membawa kantong plastik hitam yang diduga berisi sampah, lalu kembali masuk ke dalam kamar. 

Pihak kepolisian menyatakan bahwa penyelidikan masih terus berlangsung. Hingga kini, lima orang saksi telah dimintai keterangan, termasuk istri korban.

Polisi belum menyimpulkan penyebab pasti kematian, namun berbagai dugaan masih terus diselidiki, termasuk kemungkinan adanya unsur tindak pidana.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

Giliran Bendahara KONI Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 26 Februari 2026 | 15:40

Ketua BEM UGM Dituduh LGBT Hingga Sering Nyewa LC

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:25

UPDATE

Harga Emas Meroket di Tengah Perang Iran

Senin, 02 Maret 2026 | 08:14

Bareskrim Tangkap Kurir Bandar Narkoba Koh Erwin di Riau

Senin, 02 Maret 2026 | 08:02

Serangan Balasan Iran Guncang Pasar Global, Futures Wall Street Anjlok

Senin, 02 Maret 2026 | 07:46

Dampak Perang Iran Meluas, UEA Hentikan Perdagangan Saham

Senin, 02 Maret 2026 | 07:32

Pengasuh asal Filipina Tewas Dihantam Rudal Iran di Israel

Senin, 02 Maret 2026 | 07:18

UEA Tutup Kedutaan di Teheran Usai Digempur Rudal Iran

Senin, 02 Maret 2026 | 07:04

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Polisi Terbitkan Dua DPO dalam Kasus Peredaran Narkoba di Bima

Senin, 02 Maret 2026 | 06:45

Telkom Solution Raih Penghargaan Atas Pengelolaan Komunikasi Bisnis

Senin, 02 Maret 2026 | 06:29

Indonesia Seharusnya Punya Naluri Anti-Kolonialisme dan Imperialisme

Senin, 02 Maret 2026 | 05:51

Selengkapnya