Berita

Direktur Konstruksi MRT Jakarta, Weni Maulina/RMOL

Nusantara

Ini Daftar Jalan Dialihkan Dampak Proyek MRT Jakarta Fase 2A

KAMIS, 10 JULI 2025 | 20:56 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT MRT Jakarta meminta maaf kepada masyarakat atas proyek Fase 2A dengan rute Bundaran HI-Kota yang menimbulkan kemacetan di sekitar Thamrin hingga Monas, Jakarta Pusat.

"Saya ingin sekali lagi menyatakan permohonan maaf dari kami, PT MRT Jakarta kepada warga bahwa di lapangan ini memang terjadi dampak terhadap lalu lintas," kata Direktur Konstruksi MRT Jakarta, Weni Maulina dalam Forum Diskusi Media di Jakarta, pada Kamis, 10 Juli 2025.

Ia merinci sejumlah rekayasa lalu lintas selama pembangunan proyek Fase 2A, antara lain:


1. Penyempitan lajur Jalan M.H. Thamrin dari dan menuju Jalan Budi Kemuliaan (pukul 22.00–04.00 WIB)

2. Penyesuaian jalur di Jalan M.H. Thamrin (depan Gedung Menara Thamrin hingga depan gedung Kementerian ESDM) 

3. Penyesuaian jalur di Jalan M.H. Thamrin (depan gedung Sinarmas hingga depan Hotel Sari Pacific)

Sementara itu terdapat dua jalan yang juga ditutup dan dialihkan selama proyek MRT Jakarta Fase 2A: 

1. Penutupan akses Jalan Museum (menuju Jalan Medan Merdeka Barat) hingga April 2026. 
Akses dialihkan via Jalan Abdul Muis, Jalan Tanah Abang Timur, Jalan Budi Kemuliaan, Jalan Medan Merdeka Barat, dan seterusnya. 

2. Penutupan akses Jalan Gajah Mada (depan area Duta Merlin sampai Jalan Hasyim Ashari) hingga Oktober 2026. 
Akses (ke Jalan Hasyim Ashari dari simpang Harmoni) dialihkan via contraflow Jalan Hayam Wuruk lalu putar balik di simpang Batu Ceper (depan Dunkin Donuts). 

"Sekali lagi kami mohon maaf atas nama PT MRT Jakarta dengan adanya dampak dari lalu lintas kepada warga Jakarta," kata Weni.

Berdasarkan laporannya hingga Juni 2025, pembangunan MRT Bundaran HI-Kota sendiri sudah mencapai 49,99 persen. Angka ini melampaui dari target 48,54 persen yang ditetapkan MRT.

Adapun pembangunan MRT Bundaran HI-Kota ini dibagi tiga segmen berdasarkan rute stasiunnya. Bundaran HI-Harmoni sudah mencapai progress 88,41 persen, Harmoni- Mangga Besar (53,84 persen), dan segmen  Mangga Besar-Kota (74,79 persen).




Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya