Berita

Mata uang rupiah dan dolar/Net

Politik

Soal Penetapan Tarif Trump 32 Persen, Ini Kata Wamenlu

RABU, 09 JULI 2025 | 14:16 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden AS Donald Trump memperingatkan Indonesia agar tidak membalas tarif resiprokal 32 persen seperti yang dilakukan China.

Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno mengatakan, peran Amerika Serikat dalam perdagangan global hanya 15 persen. Sementara 80 persen lainnya ada di luar Amerika Serikat.

Maka dari itu, Indonesia harus menggaet pasar selain AS agar fiskal tidak terguncang.


"Bagi Indonesia tentunya penting untuk buat diversifikasi mitra perdagangan. Tidak hanya dengan Amerika, tapi juga dengan pasar yang lama, tradisional market, tapi bisa kita perbaiki lagi seperti Uni Eropa atau pasar-pasar yang baru di Afrika dan di Amerika Latin," kata Arif Havas di Gedung Nusantara II, Komplek DPR RI, Senayan, Selasa 8 Juli 2025.

Selain itu, kata Arif, Indonesia juga bisa menggaet pasar Asia Tenggara agar tidak berpatokan pada AS.

"Jadi perlu ada suatu review dalam konteks perdagangan di Asia Tenggara untuk dilihat lagi apakah ada barrier yang bisa kita hilangkan atau kita turunkan. Jadi bisa meningkatkan perdagangan," kata Arif.

Ia mengatakan, perdagangan antara negara-negara bagian Malaysia atau provinsi Malaysia bisa diekspansi ke Indonesia.

Dengan adanya perdagangan antara negara bagian, antara Sumatera bagian Timur dengan negara-negara bagian Malaysia menghadap Malaka bisa dilakukan Indonesia.

"Supaya kita bisa menciptakan suatu resiliensi ekonomi, sehingga kita tidak mudah syok kalau ada faktor-faktor eksternal datang dari tempat lain," tutup Arif.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya