Berita

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Kristomei Sianturi/Ist

Pertahanan

TNI AU Amankan Penerbangan Pesawat Militer AS Sesuai Prosedur

RABU, 09 JULI 2025 | 06:04 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

TNI AU melaksanakan pengamanan penerbangan dua pesawat militer asing milik Amerika Serikat di Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Minggu, 6 Juli 2025 lalu. 

Pengamanan tersebut berjalan dengan aman dan lancar sesuai prosedur. Pesawat pertama yang diamankan adalah CMV-22 Osprey dengan nomor registrasi 169456 atas nama United States of America dan membawa 8 orang crew tanpa penumpang. 

Sementara itu, pesawat kedua juga merupakan CMV-22 Osprey dengan nomor registrasi 169450 atas nama United States of America dengan 7 orang crew tanpa penumpang.


Menanggapi hal tersebut, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Kristomei Sianturi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas  Pokok TNI sesuai UU  Nomor 3 Tahun 2025 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI pasal 7 ayat 1 yaitu menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI  dan melindungi segenap bangsa.

"Sehingga, setiap aktivitas militer asing di wilayah Indonesia harus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, pengamanan setiap penerbangan pesawat militer asing yang melintas dan singgah di wilayah Indonesia dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku. TNI berkomitmen untuk menjaga kedaulatan wilayah udara nasional serta memastikan aktivitas penerbangan internasional berjalan aman dan tertib,” tegas Kapuspen dalam keterangannya, Selasa, 8 Juli 2025.

Kedua pesawat tersebut menempuh rute yakni Denpasar–Labuan Bajo–Darwin dengan misi technical landing for refuel mendukung transit PACOM dari Filipina ke Australia. Pesawat tiba pukul 17.51 WITA dan lepas landas kembali pada pukul 19.25 WITA. 

Seluruh rangkaian kegiatan penerbangan dan pengamanan di Bandara Internasional Komodo selesai pada pukul 19.27 WITA tanpa kendala berarti, dengan tetap mengutamakan aspek keamanan, keselamatan penerbangan, dan koordinasi lintas instansi.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya