Berita

Pelatihan Maritime Law Enforcement dari Japan Coast Guard (JCG) kepada personel Bakamla/Ist

Pertahanan

Personel Bakamla Digembleng Japan Coast Guard dalam Penegakan Hukum

RABU, 09 JULI 2025 | 04:11 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Dalam upaya memperkuat peran tugas di bidang keamanan, keselamatan, dan penegakan hukum di laut, Bakamla terus membangun komunikasi dan kerja sama dengan berbagai instansi, baik dalam maupun luar negeri. 

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah memperkuat kerja sama erat dengan Japan Coast Guard (JCG) yang telah terjalin sejak tahun 2019, melalui kerja sama pelatihan Maritime Law Enforcement.

Pelatihan ini secara resmi dibuka Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Irvansyah, yang diwakili Kasubdit Penyelenggaraan Latihan, Kolonel Bakamla Anang Suryanto di Jakarta Timur, beberapa waktu lalu..


“Melalui dukungan Japan International Cooperation Agency (JICA), hubungan bilateral antara Bakamla RI dan JCG diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan keamanan di  kawasan Indo-Pasifik, serta mendorong terwujudnya Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka," ucap Anang saat menbacakan sambutan Kepala Bakamla dalam keterangan yang diterima redaksi, Selasa, 8 Juli 2025.

Pelatihan yang difokuskan pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan teknik penangkapan ini berlangsung selama 5 hari ke depan hingga Jumat, 11 Juli 2025. Setelah sukses pada pelaksanaan tahap pertama tahun lalu, di pelatihan tahap kedua ini lebih diarahkan untuk membekali personel yang telah disaring sebagai calon instruktur dalam kegiatan sebelumnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Bakamla untuk membangun kemampuan sumber daya manusia yang mendukung postur optimum Bakamla tahun 2025-2045. Melalui pelatihan dan pengembangan profesional berkelanjutan, Bakamla RI optimis dapat meningkatkan kesiapan dan kapasitas personelnya dalam menjaga keamanan dan keselamatan laut nasional maupun kawasan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya