Berita

Kampanye sekolah swasta gratis di Jakarta/Ist

Nusantara

Sekolah Swasta Gratis cuma Pepesan Kosong

SELASA, 08 JULI 2025 | 22:03 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Penerapan Program Sekolah Swasta Gratis di Jakarta, yang dimulai pada Juli 2025, mendapat sorotan dan kritik.

Meskipun bertujuan baik untuk memberikan akses pendidikan lebih luas, beberapa pihak khawatir akan efektivitas dan dampak kebijakan ini. Kritik mencakup potensi ketidaktepatan sasaran, kekhawatiran tentang kualitas pendidikan, dan tantangan dalam implementasi.

Ketua Umum Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) Endriansah menilai Program Sekolah Swasta Gratis yang mulai diterapkan di 40 sekolah di Jakarta cuma 'pepesan kosong' karena ketidakjelasan dalam implementasinya.


"Fakta di lapangan tidak ada yang gratis," kata Endriansah dalam keterangannya, Selasa 8 Juli 2025.

Menurut Endriansah, program yang seharusnya membawa angin segar bagi dunia pendidikan ternyata hanya janji manis. Hal ini dampaknya akan sangat merugikan, terutama bagi masyarakat yang telah menaruh harapan besar.

FPPJ secara khusus menyoroti ketiadaan transparansi terkait Program Sekolah Swasta Gratis. Terlebih, Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta dalam klarifikasinya menyatakan bahwa Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Bersama sudah berjalan, namun untuk Sekolah Swasta Gratis masih menunggu regulasinya.

Pernyataan ini menimbulkan kebingungan di kalangan masyarakat dan menguatkan dugaan FPPJ.

Oleh karena itu, FPPJ mendesak Pemprov DKI Jakarta, dalam hal ini Disdik, untuk memberikan penjelasan yang komprehensif dan terbuka mengenai mekanisme, kriteria penerima, dan alokasi anggaran Program Sekolah Swasta Gratis.

"Jika benar ada pihak-pihak yang sengaja menggulirkan program ini tanpa perencanaan matang atau dengan tujuan yang tidak semestinya, maka tindakan tegas harus diambil," tegas Endriansah.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya