Berita

Peluncuran PRUSmart Plan pada Selasa 8 Juli 2025/RMOL

Bisnis

Prudential Luncurkan Asuransi Jiwa Baru

Tawarkan Manfaat Tunai Tanpa Pemeriksaan Medis
SELASA, 08 JULI 2025 | 21:03 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) resmi meluncurkan PRUSmart Plan, produk perlindungan jiwa terbaru yang menawarkan kepastian manfaat tunai bagi nasabah hingga proses pengajuan tanpa pemeriksaan medis.

Produk ini menyasar kalangan menengah yang membutuhkan proteksi keuangan jangka panjang di tengah ketidakpastian ekonomi global dan domestik.

Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia, Karin Zulkarnaen mengatakan bahwa kebutuhan akan produk perlindungan berisiko rendah terus meningkat seiring kondisi pasar yang volatil. 


“Saat ini, masyarakat khususnya pada kalangan menengah dan menengah keatas, semakin berhati-hati dan cenderung memilih opsi produk perlindungan jiwa dan finansial yang lebih aman dan berisiko rendah, sebagai respons terhadap kondisi ekonomi yang tidak menentu,” kata Karin dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, 8 Juli 2025.

Dalam produk baru ini, nasabah cukup membayar premi selama enam atau delapan tahun untuk memperoleh perlindungan hingga 20 tahun yang disertai dengan manfaat tunai tahunan dan akhir pertanggungan.

PRUSmart Plan hadir dengan premi bulanan minimal Rp2 jutaan dan memberikan manfaat tunai tahunan hingga 25 persen serta manfaat akhir pertanggungan pada tahun polis ke-20 hingga 920 persen dari Premi Tahunan, sesuai masa pembayaran premi yang dipilih.

Proses pengajuannya juga diklaim lebih praktis karena tidak memerlukan pemeriksaan medis, yang juga dirancang untuk memberikan proteksi jiwa dengan santunan hingga 150 persen.

“Dengan proses pengajuan yang sangat mudah tanpa pemeriksaan medis, PRUSmart Plan hadir sebagai solusi untuk membantu keluarga Indonesia merasa lebih aman dan tenang mencapai tujuan keuangan mereka di tengah kondisi ketidakpastian seperti saat ini,” tambah Karin.

Adapun peluncuran produk ini bertepatan dengan meningkatnya kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi ekonomi. Data YouGov Indonesia mencatat, pada April 2025 sebanyak 66 persen masyarakat mengaku khawatir dengan situasi ekonomi nasional, meningkat signifikan dibandingkan awal tahun. 

Kecenderungan ini membuat masyarakat memilih opsi keuangan yang lebih konservatif, menjauhi risiko, dan fokus pada perlindungan aset jangka panjang.

Menurut Karin, PRUSmart Plan tidak hanya dapat melindungi, namun juga memberikan kesempatan kepada seluruh masyarakat yang ingin memiliki perencanaan keuangan yang pasti, sekaligus dapat memberikan pendapatan lebih untuk membangun masa depan yang lebih stabil dan terencana bagi generasi mendatang.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya