Berita

Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Pemuda Katolik/Ist

Nusantara

Pemuda Katolik Jabar Ajak Ingin Jadikan Organisasi Berdampak Buat Warga

SELASA, 08 JULI 2025 | 04:11 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Jawa Barat harus dapat berkolaborasi dengan semya stakeholder dalam menghadapi tantangan zaman.

Pernyataan diatas jadi bahasan dalam Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) tahun 2025 dengan tema “Semangat Kolaborasi Pemuda Katolik Menuju Jawa Barat Istimewa” di Gedung Bumi Silih Asah, Kota Bandung pada Sabtu, 5 Juli 2025.

Ketua Pemuda Katolik Komda Jawa Barat, Edi Murdani Sutrisno Silaban menyampaikan bahwa Rapimda ini bukan hanya ajang rutin, tetapi menjadi ruang refleksi, konsolidasi, dan afirmasi pelayanan kader Pemuda Katolik untuk semakin berdampak bagi Gereja dan bangsa.


“Kita ingin menjadikan Pemuda Katolik Jabar sebagai organisasi yang tangguh, bergerak, dan berdampak, yang bukan hanya eksis secara struktural tetapi juga relevan secara sosial,” tegas Edi Silaban dalam keterangan resmi pada Senin, 7 Juli 2025.

Dihadapan para pengurus, Edi juga memaparkan capaian Komda Jabar satu tahun terakhir, di antaranya: pelaksanaan Mapenta di 13 Komisariat Cabang dengan total peserta lebih dari 240 orang, KKD, KKM Jawa Barat sebagai penguatan kaderisasi tingkat menengah, serta menjadi tuan rumah KKL tingkat nasional dan Rakernas Pemuda Katolik tahun 2025 yang dihadiri oleh 37 Komda dan 641 peserta dari seluruh Indonesia.

“Sebuah pencapaian kolektif yang membanggakan dan menjadi titik tolak kredibilitas Komda Jabar secara nasional yang merupakan buah dari kolaborasi kita. Ke depan, Pemuda Katolik Jabar diajak terus menjaga kemitraan dengan Bawaslu, KPU, dan Kementerian Sosial dalam bentuk MoU konkret sudah dilakukan dengan Pemuda Katolik. Mari satukan langkah mempersiapkan diri kita untuk melakukan regenerasi dalam Muskomda XVIII yang akan digelar di Kota Bekasi demi Komda Jawa Barat yang lebih baik kedepan," jelasnya.

Di sisi lain, Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Lorensius Purba turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya Rapimda yang dinilai sangat baik secara substansi maupun partisipasi.

“Jawa Barat membuktikan bahwa Pemuda Katolik dapat hadir secara utuh: sebagai gerakan kader, sebagai mitra gereja, dan sebagai kekuatan sosial yang aktif dalam ruang publik,” ujarnya.

Terakhir, mewakili Walikota Bandung, Apep Insan Parid selaku Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama & Ormas Kesbangpol Kota Bandung, menyampaikan harapan agar hasil Rapimda dapat mendorong program-program konkret yang berdampak nyata bagi masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi Pemuda katolik. Pemuda Katolik harus menjadi perekat kehidupan bangsa, menjaga NKRI, serta menempatkan kepentingan bangsa dan negara dibanding kepentingan individu dan kelompok. Semoga menjadi momentum penguatan kiprah organisasi dalam membina anggota, terutama dalam menyalurkan kreativitas intelektual anggota untuk kepentingan organisasi, masyarakat, bangsa, dan negara,” ungkap Apep.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Wajib Halal Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Literasi Konsumen Jadi Tantangan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:19

BBCA Pimpin Transaksi Saham, Nilainya Tembus Rp353 Miliar saat IHSG Menguat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:06

Tiru LPDP, Pemprov DKI Siapkan Beasiswa Luar Negeri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:01

SBY Bercanda soal Batuk Prabowo dan Nasib Rupiah

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:54

CUAN Ramai Diperdagangkan, Nilai Transaksi Tembus Rp196 Miliar

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:47

Ketika Pelaku Tidak Ditemukan, Bagaimana Nasib Barang Bukti yang Disita?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:42

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI-Tiongkok-Thailand

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:41

Saat Karhutla Membara, Mereka Malah Korupsi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:25

56 Tahun INACA dan Misi Historis Penerbangan Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

BNPB: Penanggulangan Bencana Tak Terpengaruh OTT KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

Selengkapnya