Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Harga Minyak Dunia Anjlok 2 Persen

SENIN, 07 JULI 2025 | 10:35 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Harga minyak dunia kembali tergelincir hingga 2 persen pada perdagangan Senin, 7 Juli 2025, setelah Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya (OPEC+) menaikan produksi minyak lebih besar dari perkiraan mulai Agustus mendatang.

Berdasarkan data perdagangan, harga minyak mentah Brent turun 1,2 persen ke level 67,50 dolar AS per barel. 

Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat anjlok lebih dalam sebesar 1,32 dolar AS atau 2 persen ke posisi 65,68 dolar AS per barel.


Dalam pertemuan yang digelar Sabtu lalu, OPEC+ sepakat untuk menaikkan produksi minyak hingga 548.000 barel per hari mulai Agustus. Jumlah ini jauh lebih tinggi dibandingkan kenaikan produksi bulanan sebelumnya yang hanya berkisar 411.000 barel per hari pada Mei, Juni, dan Juli, serta 138.000 barel per hari pada April.

"Langkah ini menunjukkan persaingan perebutan pangsa pasar yang semakin agresif, sekaligus kesiapan mereka menghadapi risiko penurunan harga dan pendapatan," kata analis energi dari Evans Energy, Tim Evans,dikutip dari Reuters

OPEC+ mengatakan keputusan untuk menambah produksi ini didorong oleh prospek ekonomi global yang tetap stabil serta kondisi pasar minyak yang dianggap sehat, termasuk tingkat persediaan yang masih rendah.

Sementara itu, analis Goldman Sachs memprediksi OPEC+ masih akan kembali mengumumkan kenaikan produksi sekitar 550.000 barel per hari untuk September dalam pertemuan berikutnya yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Agustus mendatang.

Di sisi lain dari AS, Presiden Donald Trump menyatakan bahwa negaranya hampir merampungkan sejumlah perjanjian dagang dalam beberapa hari ke depan. 

Trump juga memastikan bahwa pengumuman terkait tarif impor akan disampaikan paling lambat 9 Juli, dengan penerapan tarif baru mulai 1 Agustus.


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya