Berita

Groundbreaking Masjid Jami Soeprapto Soeparno di Jl. Pusdiklat Depnaker, Kp. Makassar, Jakarta Timur/Ist

Nusantara

Keluarga Besar Pendiri JNE Dirikan Masjid Modern Pusat Spiritual Islam

SENIN, 07 JULI 2025 | 01:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Keluarga besar Almarhum H. Soeprapto Soeparno melakukan groundbreaking Masjid Jami Soeprapto Soeparno, sebuah proyek renovasi dan pengembangan masjid yang sebelumnya didirikan oleh Almarhum sejak tahun 1979. 

Berlokasi di Jl. Pusdiklat Depnaker, Kp. Makassar, Jakarta Timur, berdekatan dengan Taman Yayasan Tuna Netra (YATUNA) Soeprapto Soeparno, masjid ini diharapkan menjadi pusat spiritual dan sosial yang ikonik di Jakarta Timur. 

Acara ini dihadiri oleh keluarga besar dari JNE dan TIKI, turut hadir M. Feriadi Soeprapto selaku Presiden Direktur JNE, Yulina Hastuti selaku Direktur Utama TIKI, Heru Suryono SH. Msi, selaku PLT Lurah Makasar Jakarta Timur, Rasyidin selaku Ketua DKM Masjid Jami Soeprapto Soeparno. Proses peresmian dilakukan dengan peletakan batu pertama secara simbolis oleh Hj. Nuraini Soeprapto, istri Almarhum H. Soeprapto Soeparno.


Masjid Jami Soeprapto Soeparno akan berdiri megah di atas lahan seluas 12.520 meter persegi dengan luas bangunan sekitar 1.700 meter persegi. Dirancang untuk menampung ribuan jamaah dengan bangunan utama yang terdapat 2 lantai. Selain itu, terdapat area teras terbuka di bagian belakang serta dua balkon di sisi depan dan belakang, dan halaman di sekeliling masjid.

Ahmad Yuniarto, putra pertama dari almarhum H. Soeprapto Soeparno, menyampaikan bahwa gagasan pembangunan Masjid Jami Soeprapto berawal dari keinginan sang ibunda, Hj. Nuraini Soeprapto Soeparno, untuk meneruskan cita-cita almarhum suaminya dalam membangun sebuah masjid keluarga. Sebelumnya, keluarga telah membangun dua masjid indah di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, sebagai bentuk komitmen untuk menebar kebaikan dan memberikan manfaat bagi umat.
 
“Masjid-masjid ini sepenuhnya didanai dari usaha milik keluarga dan dibangun dengan semangat untuk menyediakan tempat ibadah yang layak sekaligus menjadi ruang berkumpul bagi masyarakat Muslim di sekitarnya. Lebih dari sekadar tempat ibadah, masjid ini diharapkan dapat menjadi pusat penguatan mental dan spiritual warga sekitar. Keluarga besar juga berharap, keberadaan masjid-masjid ini dapat menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir, khususnya bagi almarhum Bapak dan Ibu Haji Soeprapto, serta bagi anak cucu dan keturunannya kelak. Bagi kami, putra-putri beliau, ini adalah warisan keteladanan, sebuah contoh nyata dalam mewujudkan cita-cita menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama,” tutur Ahmad dalam keterangannya, Minggu, 6 Juli 2025.

Masjid ini hadir dengan desain arsitektur modern yang mengutamakan kesederhanaan, minimalisme, dan fungsionalitas, selaras dengan lingkungan sekitar. Dirancang sebagai ruang yang terbuka, masjid ini akan menjadi pusat spiritual dan sosial yang merefleksikan nilai-nilai Islam, seperti kesederhanaan, keterbukaan, dan kebermanfaatan. Penerapan konsep arsitektur tropis modern dengan memastikan ventilasi alami dan pencahayaan maksimal, menciptakan suasana nyaman serta menyatu dengan alam.

Desain atap masjid yang simetris empat sisi memiliki filosofi mendalam, melambangkan keseimbangan, perlindungan, dan keselarasan dengan alam, sekaligus menunjukkan peningkatan hubungan spiritual. Gerbangnya yang memadukan lengkungan dan garis tegas, melambangkan keterbukaan dan keramahan. Inspirasi atap siluet ikan pari yang melambangkan kekuatan dan ketahanan. Serta menara masjid yang menjulang unik serta kombinasi warna hitam dan putih yang melambangkan keagungan, dinamika kehidupan, kekuatan dan kesucian.

M. Feriadi Soeprapto, selaku Presiden Direktur JNE menjelaskan, masjid ini akan menjadi sebuah landmark baru yang bukan hanya memperkaya arsitektur kota, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kehidupan spiritual dan sosial masyarakat sekitar. 

"Kami berharap masjid ini akan menjadi mercusuar kebaikan, tempat di mana nilai-nilai “Berbagi, Memberi dan Menyantuni” yang menjadi filosofi dasar yang selalu almarhum sampaikan dapat terus tumbuh dan berkembang,” kata Feriadi.

Yulina Hastuti, selaku Direktur Utama TIKI, dalam kesempatan tersebut menyampaikan pembangunan Masjid Jami Soeprapto Soeparno merupakan bentuk kontribusi sosial yang menyentuh akar kebutuhan masyarakat, yakni tempat yang menyatukan, menguatkan, dan memberdayakan. 

"Amanah Almarhum tentang pentingnya menjunjung nilai inklusivitas, serta kepedulian kepada anak-anak yatim, ibu janda, dan penyandang tunanetra, menjadi landasan utama dari inisiatif ini. Kami berharap masjid ini dapat menjadi ruang bersama yang mendorong tumbuhnya solidaritas, menghadirkan manfaat yang nyata dan berkelanjutan untuk masyarakat sekitar,” ucap Yulina.

Pembangunan Masjid Jami Soeprapto Soeparno ditargetkan selesai pada Juni 2026. Bangunan ini di desain oleh SPOTLIGHT SPACES, perusahaan Desain & Arsitektur yang berbasis di Jakarta. Dengan pengalaman lebih dari 25 tahun, SPOTLIGHT SPACES berkomitmen untuk memastikan pemakaian bangunan masjid dan lahan di sekitarnya dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Fasilitas yang akan disediakan meliputi lahan parkir yang luas, dengan memiliki taman dan halaman yang luas, serta desain yang ramah bagi lansia, ibu dan anak, dan aksesibel untuk teman difabel. 

Zulfarani selaku Head of Project Masjid Jami Soeprapto Soeparno, menegaskan pembangunan ini lebih dari sekedar membangun fisik bangunan, melainkan juga sebuah amanah mulia yang mengandung nilai ibadah dan tanggung jawab sosial yang besar.

“Kami mengaplikasikan penyempurnaan metode dari pengalaman proyek-proyek sebelumnya, sehingga desain Masjid Jami Soeprapto Soeparno lebih terarah dan terukur. Fokus utama kami adalah memastikan fasilitas bangunan masjid serta lahan di sekitarnya dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat yang mengunjungi, baik warga sekitar maupun mereka yang datang dari jauh. Dengan fasilitas yang lengkap dan desain yang inklusif, kami yakin masjid ini mampu menjadi ikon masjid di Jakarta Timur,” tutupnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya