Berita

Pasukan Wingsuit Indonesia/Ist

Pertahanan

Kopasgat Lahirkan Pasukan Wingsuit Ahli Infiltrasi Udara

SENIN, 07 JULI 2025 | 01:41 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pasukan elite TNI Angkatan Udara (AU), Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) mencatatkan sejarah sebagai satuan pertama yang berhasil melahirkan tim wingsuit operasional.

Tim Wingsuit Kopasgat yang berisi sepuluh prajurit itu bakal memperkuat peran Korps Baret Oranye ini sebagai pasukan elite TNI AU yang adaptif terhadap tantangan tempur modern. Sepuluh prajurit terlatih ini mampu melakukan infiltrasi udara secara senyap dan presisi tinggi. 

Tentu, kemampuan ini diperoleh melalui program pelatihan intensif di bawah arahan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono dan Dankopasgat Marsekal Muda TNI Deny Muis serta pelatih lapangan yang dipimpin langsung Komandan Wing Komando I Kopasgat, Kolonel Pas Helmi A. Nange.


"Kami tidak hanya terbang untuk terlihat. Kami terbang untuk bertempur, menyusup, dan menuntaskan misi, bahkan sebelum musuh menyadari kami telah datang," kata Nange dalam keterangannya, Senin, 7 Juli 2025.

Adapun, latihan wingsuit ini turut menghadirkan dua instruktur kelas dunia asal Australia, Ben “Dicko” Dixon dan Tahi Paul Monroe.

Kediunya, dikenal sebagai pelatih yang kaya ilmu pengetahuan dalam pelatihan militer dan sipil ekstrem. 

Dengan dukungan pesawat C-130 Hercules, CN-295, hingga helikopter Super Puma NAS-332, pelatihan diterapkan secara bertahap dan sistematis.

Puncak dari pencapaian pelatihan ini adalah keberhasilan Kopasgat melakukan penerjunan massal sepuluh wingsuiter secara bersamaan dengan membentuk formasi udara 4-3-3, sebuah manuver kompleks yang membutuhkan koordinasi dan keterampilan tingkat tinggi

"Ini (Wingsuit) adalah bagian dari kesiapan kami menghadapi medan ekstrem dan meningkatkan kemampuan infiltrasi taktis," jelas Nange.

Selain meningkatkan mobilitas vertikal, pasukan Wingsuit juga bagian dari upaya strategis TNI AU dalam menghadapi tantangan pertahanan udara modern.

"Dengan wingsuit, pasukan dapat bergerak lebih tersembunyi, presisi tinggi, dan jangkauan horizontal yang lebih jauh dibandingkan teknik terjun bebas konvensional," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya