Berita

Ketua Fraksi Gerindra DPR Budisatrio Djiwandono (RMOL).

Politik

Eks TKN Prabowo-Gibran Calon Dubes Malaysia Bukan Politik Balas Jasa

MINGGU, 06 JULI 2025 | 16:39 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Fraksi Partai Gerindra menepis anggapan Raden Dato Mohammad Iman Hascarya Kusumo diusulkan oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi calon dubes hanya karena politik balas jasa.

Raden Dato yang sudah menjalani fit and proper test sebagai calon dubes di Komisi I DPR diketahui merupakan mantan Wakil Bendahara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran di Pilpres 2024. 

"Kami tidak melihat seperti itu ya. Kita melihat seluruh calon duta besar yang diajukan mempunyai kapasitas, jam terbang, track record yang baik," kata Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR, Budisatrio Djiwandono, di Gedung Parlemen, Jakarta, Minggu, 6 Juli 2025.


Raden Dato Mohammad Iman Hascarya Kusumo salah satu dari 24 nama yang mengikuti fit and proper test calon dubes untuk negara sahabat dan utusan tetap misi diplomatik. Fit and proper test dilaksanakan maraton oleh Komisi I DPR selama dua hari sejak kemarin hingga Minggu sore, 5-6 Juli 2025. Raden Dato sendiri dipilih Prabowo untuk menjadi dubes RI di Malaysia.

Budisatrio menegaskan calon duta besar luar biasa dan berkuasa penuh yang menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi I DPR memiliki kapasitas dan jam terbang terbaik. Dia menerangkan seluruh calon dinilai dari pengalaman serta jaringan yang mereka miliki di negara-negara yang akan ditempati.

"Saya katakan tadi dari fit and proper test yang sudah dilakukan dua hari ini kami melihat melalui pengalaman-pengalaman mereka, jaringan-jaringan yang mereka miliki, mereka akan mampu untuk bertugas dimana mereka akan bertugas," katanya.

Disinggung mengenai seluruh fraksi sepakat dengan didapuknya Iman Kusumo sebagai dubes RI di Malaysia, Wakil Ketua Komisi I DPR ini enggan berandai-andai.

"Saya tidak bilang demikian, ya. Kami semua fraksi tadi sudah melakukan rapat internal. Dan hasil catatan semua yang telah dilalui oleh fit and proper test dua hari ini akan dilaporkan kepada pimpinan DPR," pungkasnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Waspada Pemutihan Lahan Sawit Ilegal Secara Massal!

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:48

Pertemuan Eggi-Damai Lubis dengan Jokowi Disebut Diplomasi Tingkat Tinggi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:23

Sudewo Juga Tersangka Suap Jalur Kereta Api, Kasus Pemerasan Jadi Pintu Masuk

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Damai Lubis Merasa Serba Salah Usai Bertemu Jokowi dan Terima SP3

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Putusan MK 234 Koreksi Sikap Polri dan Pemerintah soal Polisi Isi Jabatan Sipil

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:48

Khofifah: Jawa Timur Siap jadi Lumbung Talenta Digital Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:25

The Game Changer Kedua

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:59

Persiden Cabut Izin 28 Perusahaan, Kinerja Kemenhut Harus Tetap Dievaluasi

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:45

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:20

Pemerintah Diminta Perbaiki Jalan Rusak di Akses Vital Logistik

Rabu, 21 Januari 2026 | 04:59

Selengkapnya