Berita

Pengurus Daerah Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kota Pekalongan/Ist

Bisnis

MES Pekalongan Siap Dukung Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

MINGGU, 06 JULI 2025 | 14:39 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengurus Daerah Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kota Pekalongan siap mendukung berbagai kegiatan Pengurus Pusat MES yang tentu saja sejalan dengan kebijakan negara untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah dunia. 

Hal ini ditegaskan Ketua Umum PD MES Kota Pekalongan periode 1446-1451 H, Andi Arslan Djunaid, dalam sambutan usai dilantik di Aula Kantor Walikota Pekalongan, Minggu, 6 Juli 2025. 

“MES Kota Pekalongan siap mendukung Indonesia menjadi pusat ekonomi syariah dunia,” ujarnya disambut tepuk tangan hangat. 


Dalam kaitan itu, Andi Arslan Djunaid juga menegaskan MES Kota Pekalongan akan memberikan perhatian khusus pada program sertifikasi halal untuk pelaku UMKM. 
 
Selain itu dia juga menyampaikan rasa prihatin karena Indonesia yang memiliki begitu banyak potensi ekonomi belum dapat bicara banyak di tingkat global dan kalah dengan negara lain.

Hal lain yang disampaikan Andi Arslan Djunaid adalah kesiapan MES Pekalongan menjadi tuan rumah kegiatan berskala besar dalam lingkup Jawa Tengah. 

Pelantikan PD MES Kota Pekalongan digelar bersamaan dengan Seminar Nasional bertema “Ekonomi dan Keuangan Syariah dalam Ekosistem Perekonomian Nasional”.

Pelantikan dan seminar nasional ini dihadiri Ketua Umum Pengurus Wilayah MES Jawa Tengah, Nyata Nugraha, dan Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat MES Iggi Haruman Achsien yang menjadi narasumber dalam seminar bersama praktisi lembaga keuangan mikro syariah, perwakilan Bank Indonesia Tegal dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tegal. 

Dalam sambutannya, Iggi selain mengucapkan selamat juga menyampaikan harapan agar PD MES Kota Pekalongan semakin solid dan terus menginisiasi berbagai program kerja dengan gagasan dan ide baru.

Dia mengatakan, Kota Pekalongan memiliki begitu banyak potensi, mulai dari latar belakang sejarah, potensi wisata, industri kreatif seperti fashion batik, industri kuliner dan lembaga pendidikan Islam.

“Diharapkan ini menjadi modal utama untuk mengembangkan ekonmi syariah di Kota Pekalongan,” ujarnya. 

Iggi juga menjelasakan walau sampai saat ini Pengurus Pusat MES masih dalam penyusunan struktur kepengurusan namun berbagai program kerja berkelanjutan masih tetap dilaksanakan. 

Pihaknya juga mendorong sinergitas yang kuat antara Pengurus Pusat, Pengurus Wilayah dan Pengurus Daerah MES. 

Semengara Ketua Umum Pengurus Wilayah MES Jawa Tengah, Nyata NUgraha, menyatakan bahwa saat ini di Jawa Tengah sudah banyak dilakukan berbagai program kerja untuk pengembangan program ekonomi syariah. 

Dia berharap Andi Arslan Djunaid yang memiliki latar belakang sebagai pengusaha dan praktisi keuangan syariah, dapat membawa MES Pekalongan lebih maju lagi. 

“Juga perlu diciptakan kerjasama yang baik dengan PW MES Jateng,” ujar Nyata sambil menyoroti pengembangan pariwisata halal atau ramah muslim di Pekalongan. 

Sementara itu, Walikota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, menyambut baik pelanitkan MES Kota Pekalongan dan mengatakan pihaknya siap mendukung sepenuhnya berbagai program kerja yang dilaksanakan PD MES Pekalongan. Achmad Afzan Arslan Djunaid adalah adik dari Andi Arslan Djunaid.

Achmad Afzan berharap, kordinasi dan komunikasi yang baik antara Pengurus Daerah MES Pekalongan dan Pengurus Wilayah MES Jawa Tengah sehingga berbagai program dapat dilaksanakan dengan baik.

Pihaknya dalam hal ini dalam hal ini pemerintah Kota Pekalongan juga mengharapkan sinergitas yang solid dengan MES Kota Pekalongan karena masih banyak masyarakat yang belum memahami ekonomi syariah.

MES Kota Pekalongan, sebutnya, juga perlu mendorong masyarakat mengembangkan gaya hidup halal, menjaga kebersihan, ketertiban, dan lain sebagainya. 

Walikota Pekalongan juga mengatakan pihaknya memiliki komitmen yang sama untuk mengembangkan ekonomi syariah di Pekalongan.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya