Berita

Direktorat Samapta Polda Metro Jaya mengerahkan personel melakukan patroli dan evakuasi/Ist

Nusantara

Banjir Rendam Kebon Pala, Polisi Bantu Evakuasi Warga

MINGGU, 06 JULI 2025 | 13:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wilayah Kebon Pala, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, kembali dilanda banjir pada Minggu pagi, 6 Juli 2025. Banjir terjadi akibat luapan Kali Ciliwung yang membawa air kiriman dari Bogor.

Untuk membantu warga terdampak, Direktorat Samapta Polda Metro Jaya langsung mengerahkan personel melakukan patroli dan evakuasi. 

Patroli dimulai sejak pukul 07.00 WIB, dipimpin Kasubdit Gassum Kompol Daru Wibowo Saputro bersama sejumlah pejabat kepolisian lainnya, dan berada di bawah arahan Direktur Samapta KBP Yully Kurniawan.


Sebanyak 10 personel diterjunkan dengan perlengkapan evakuasi seperti perahu kano, truk SAR, pelampung, rompi pelampung, dan kendaraan operasional.

Banjir setinggi hingga 180 cm terjadi di RT 11, 12, dan 13 RW 04, mengakibatkan sedikitnya 14 KK terdampak. Sebagian warga kemudian dievakuasi ke tempat aman.

Petugas di lokasi fokus membantu kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan balita. Warga juga diimbau untuk memadamkan listrik agar terhindar dari bahaya sengatan arus atau korsleting.

Direktur Samapta KBP Yully Kurniawan menyatakan situasi di lokasi banjir dilaporkan aman dan kondusif, dengan cuaca cerah yang mendukung proses evakuasi. Pihaknya pun terus memantau situasi dan siap bertindak jika kondisi memburuk.

“Fokus kami adalah keselamatan warga dan mencegah risiko lebih lanjut,” ujarnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary, mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap banjir susulan, terutama jika hujan turun di wilayah hulu.

Segera mengungsi jika air naik, memadamkan listrik saat banjir, mengikuti arahan petugas, jaga kesehatan dan kebersihan selama di pengungsian.




Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya