Berita

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Badan SAR Nasional (Basarnas), R Eko Suyatno/Ist

Nusantara

Dibantah, WN Malaysia jadi Korban KMP Tunu Pratama Tenggelam

SABTU, 05 JULI 2025 | 12:56 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kabar warga negara Malaysia ikut menjadi korban tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya rute Ketapang – Gilimanuk tidak benar.

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, R Eko Suyatno mengaku telah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Jatim dan kepolisian untuk memastikan kabar ada WN Malaysia di kapal tersebut.

Basarnas juga telah menelusuri nomor polisi (Nopol) mobil travel yang disinyalir ditumpangi warga Malaysia di kapal tersebut.


"Data nopol kendaraan memang menjadi salah satu penumpang KMP Tunu Pratama Jaya. Namun dari delapan nama di manifest travel itu, tidak terdapat nama WNA dimaksud," tegas Eko, Sabtu, 5 Juli 2025.

Basarnas juga melakukan konfirmasi ulang kepada ASDP dan kepolisian terkait data korban. Setelah mencocokkan data, jumlah korban yang telah ditemukan ada 36 orang, dengan rincian 30 selamat dan 6 orang meninggal.

Sementara korban yang masih belum ditemukan sesuai data manifes kapal ada 29 orang.

"Sebelumnya dari data korban selamat tidak ada korban atas nama Yudi atau Wahyudi, namun ternyata yang bersangkutan sudah ditemukan selamat dan dijemput pihak keluarga di Gilimanuk tanpa melapor terlebih dahulu kepada Posko SAR Gabungan di Gilimanuk," jelas Eko.

Dalam proses pencarian, Basarnas mengurai kondisi cuaca di perairan selat Bali masih menjadi kendala utama.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

MTI: Saatnya Pilih Pemimpin karena Kualitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:29

Korupsi Kredit Perbankan Rp629,8 Miliar Proyek Apartemen Bekasi Diusut

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:18

Ketika Hukum Konstitusi Berhadapan dengan Realitas Pertahanan Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:01

Kesaktian Nusron Terbukti Lagi, KPK Dibuat Tak Bergigi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:48

Masjid Apung An-Nur di Ancol jadi Landmark Baru di Pesisir Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:20

Prabowo Pimpin Rapat Kabinet di Istana Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:07

KPK Jangan Gertak Sambal: Segera Jemput Paksa Nusron!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:35

Melampaui Efisiensi, Menemukan Peluang Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:20

5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dianugerahi Penghargaan Kemanusiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:02

Investor Jangan Gampang Panik soal Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya