Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Harga CPO Terkoreksi Imbas Aksi Profit Taking

JUMAT, 04 JULI 2025 | 20:22 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Harga minyak sawit mentah (CPO) terpantau terkoreksi tipis pada penutupan perdagangan Jumat 4 Juli 2025.

Pelemahan harga ini dipicu oleh turunnya harga minyak nabati saingan di bursa Chicago dan Dalian, serta aksi ambil untung pelaku pasar setelah reli  dalam beberapa pekan terakhir.

Berdasarkan data Bursa Malaysia Derivatives, kontrak berjangka CPO untuk pengiriman September melemah 0,51 persen ke level 4.072 ringgit Malaysia per ton sore ini.


Meski begitu, sepanjang pekan ini harga CPO masih mencatat kenaikan 1,67 persen, atau memperpanjang tren penguatan yang telah terjadi selama tujuh dari delapan pekan terakhir.

Pengamat David Ng, menyebut bahwa pelemahan harga CPO hari ini merupakan dampak dari turunnya harga minyak kedelai dan palm olein di Dalian pada perdagangan sebelumnya.

“Aksi ambil untung setelah kenaikan harga dalam beberapa waktu terakhir juga turut membebani pasar,” ujarnya, dikutip Reuters.

Di bursa Dalian, kontrak minyak kedelai paling aktif merosot 0,92 persen, sedangkan kontrak minyak sawit melemah 0,45 persen. Sementara itu, harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade ikut turun 0,96 persen.

Sebagaimana diketahui, pergerakan harga minyak sawit global kerap mengikuti arah harga minyak nabati lainnya karena bersaing di pasar minyak nabati dunia.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

DPR Minta Data WNI di Kawasan Konflik Diperbarui, Evakuasi Harus Disiapkan

Selasa, 03 Maret 2026 | 14:17

Umat Diserukan Salat Gerhana Bulan dan Perbanyak Memohon Ampunan

Selasa, 03 Maret 2026 | 14:05

KPK Terus Buru Pihak Lain yang Terkait dalam OTT Bupati Pekalongan

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:56

Putin dan MBS Diskusi Bahas Eskalasi Timur Tengah

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:46

MBG Perkuat Fondasi SDM Sejak Dini

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:46

Siap-siap Libur Panjang Lebaran 2026, Catat Jadwal Sekolah dan Cuti Bersama

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:45

Angkat Kaki dari BOP Keputusan Dilematis bagi Indonesia

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:40

Sunni dan Syiah Tak Bisa Dibentur-benturkan

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:25

Perang Iran-AS Bisa Picu PHK Besar-besaran di Indonesia

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:19

Melania Bicara Perlindungan Anak di DK PBB Saat Perang Iran Makin Panas

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:18

Selengkapnya