Berita

Direktur Utama PT Jasaraharja Putera, Abdul Haris/Ist

Nusantara

Jasaraharja Putera Jamin Kerugian Materil Korban KMP Tunu Pratama Jaya

JUMAT, 04 JULI 2025 | 19:14 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

PT Jasa Raharja dan PT Jasaraharja Putera gerak cepat dan berkomitmen menjamin kerugian materil seluruh penumpang dan kendaraan yang jadi korban tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya di Selat Bali.

Direktur Utama PT Jasaraharja Putera, Abdul Haris didampingi oleh Group Head Claim Service PT Jasaraharja Putera, I Made Balik Yudhana menjelaskan proses klaim akan dilakukan secara cepat, transparan, dan terkoordinasi melalui posko layanan yang telah disiapkan di Pelabuhan Ketapang oleh Branch Office Surabaya PT Jasaraharja Putera dan di Pelabuhan Gilimanuk oleh Branch Office Denpasar PT Jasaraharja Putera.

“Dalam kondisi darurat seperti ini, kami hadir untuk memastikan proses santunan dan penggantian kerugian berjalan cepat, transparan, dan sesuai dengan hak yang seharusnya diterima," kata Abdul Haris dalam keterangan tertulis pada Jumat, 4 Juli 2025.


"Kami juga terus melakukan koordinasi aktif dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan penanganan korban berjalan dengan sebaik-baiknya," sambungnya.

Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, PT Jasa Raharja bakal memberikan santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia dan menanggung biaya perawatan bagi korban luka-luka.

Sementara itu, PT Jasaraharja Putera juga akan memberikan perlindungan asuransi tambahan sesuai dengan polis yang dikerjasamakan, santunan yang diberikan sebesar Rp75.000.000,00 (tujuh puluh lima juta rupiah) dan santunan lainnya didapatkan juga oleh korban luka-luka yang mendapatkan perawatan medis, termasuk biaya pertolongan pertama dan ambulans.

Seperti diketahui, KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di Selat Bali pada Rabu malam, 2 Juli 2025.

Kapal berlayar dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali tersebut dikabarkan mengalami insiden kebocoran di ruang mesin hingga menyebabkan kapal terbalik dan hanyut ke arah selatan sekitar pukul 23.16 WIB. 

Berdasarkan informasi sementara, kapal membawa total 65 orang yang terdiri atas 53 penumpang dan 12 kru kapal serta, 22 unit kendaraan. 

Hingga Kamis malam, 3 Juli 2025 tercatat 31 orang berhasil diselamatkan, 6 orang meninggal dunia, dan sisanya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan Basarnas, TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya.

Berikut Data korban Selamat:

1. Saroji
2. Saiful Munir
3. Mansun
4. Romi Alfa Hidayat
5. Sandi Wariawan
6. Supardi
7. Abu Khoir
8. M. Farid Wajdi
9. Erick Imbawani
10. Nurdin Yuswanto
11. Richo Krafsanjani
12. Ahmad Suyipno
13. Bahrul Ulum
14. Moh. Tri Wahyudi
15. Ansori
16. Muhamad Wajihi
17. Syamsul Hidayat
18. Ely Mustain
19. Ahmad Rokhan
20. Ibnul Bawait
21. Deni Hermanto
22. Muhammad Kholil
23. Bejo Santoso
24. Febriani
25. Imron
26. Nanda Sinta Alvani
27. Riky Prayuda Tama
28. Dimas Hadi
29. Eka Toniansyah

Data Korban Meninggal

1. Anang Suryono
2. Eko Sastriyo
3. Elok Rumantini
4. Cahyani
5. Fitri April Lestari
6. Afnan Aqiel Mustafa.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Di Depan Mahasiswa, Direktur Pertamina Beberkan Strategi Jaga Ketahanan Energi Nasional

Kamis, 21 Mei 2026 | 18:19

PLN Resmikan SPKLU ke-5.000 di Indonesia, Pengguna EV Kini Makin Nyaman

Kamis, 21 Mei 2026 | 18:14

Polri Panen Raya Jagung di Bengkayang

Kamis, 21 Mei 2026 | 18:14

Viral Sarden Disebut Bukan UPF, Ini Penjelasannya

Kamis, 21 Mei 2026 | 18:11

OPM Diduga Dalang Pembunuhan Delapan Penambang Emas di Distrik Korawai

Kamis, 21 Mei 2026 | 18:05

Mengenal Duck Syndrome yang Viral di Media Sosial, Ini Pengertian dan Dampaknya

Kamis, 21 Mei 2026 | 18:04

MBG Tetap Prioritas meski Anggaran Dipangkas

Kamis, 21 Mei 2026 | 17:46

Pidato Prabowo ke Golkar Dinilai Bukan Sekadar Candaan

Kamis, 21 Mei 2026 | 17:42

Cirebon Raya Siap Jadi Tuan Rumah Muktamar NU

Kamis, 21 Mei 2026 | 17:33

Hubungan Baik Prabowo-Megawati Perlihatkan Kepemimpinan Inklusif

Kamis, 21 Mei 2026 | 17:32

Selengkapnya