Berita

Para terdakwa kasus judi online di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan/RMOL

Politik

Namanya Kerap Disebut Terdakwa

Saatnya Jaksa Hadirkan Budi Arie di Sidang Judi Online

JUMAT, 04 JULI 2025 | 12:49 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Jaksa Penuntut Umum (JPU) harus memanggil mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi ke sidang kasus pengamanan situs judi online (judol) Kominfo, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Ini dilakukan usai nama Budi Arie sering disebut oleh para terdakwa dalam persidangan.

"Tentunya JPU harus meminta hakim persidangan memanggil Budi Arie saat menjabat Menkomdigi. Biar kasus aliran uang judol yang diduga mengalir ke Budi Arie terbuka secara terang benderang," kata Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto kepada wartawan, Jumat, 4 Juli 2025.


Lanjut dia, pemanggilan Budi Arie ke persidangan juga membantah isu perlindungan hukum ke sejumlah pejabat. Sebab, seluruh warga negara memiliki status yang sama di depan hukum.

"Padahal pemeriksaan di kepolisian sudah dijalani, jangan sampai ada dugaan bahwa Budi Arie dilindungi. Dalam fakta-fakta persidangan yang tadinya dugaan bisa secara terang benderang mengarah ke Menkomdigi yang dijabat oleh Budi Arie saat itu," jelasnya.

Seperti diketahui, Mantan pegawai Kemenkominfo yang saat ini menjadi Komdigi, Riko Rasota Rahmada menyebut ada jaminan pengamanan dari Budi Arie dalam menjaga situs judi online.

Hal ini terungkap saat dirinya sempat dibujuk oleh mantan tenaga ahli Kominfo, Adhi Kismanto, untuk ikut menjaga situs judol agar tak diblokir. Hal itu disampaikan Riko dalam sidang lanjutan kasus pengamanan situs judol Kominfo, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu malam, 2 Juli 2025.

Secara singkat, Riko mengaku mengetahui ajakan Adhi untuk ikut bergabung dalam menjaga situs judol Kominfo. 

Adhi juga dijerat sebagai terdakwa dalam kasus ini.

"Adhi ngomong kalau ini ada yang dijaga?" Tanya jaksa.

"Iya betul," jawab Riko.

Riko pun tidak ingat betul secara pasti percakapan yang dilakukan dengan Adhi, tapi inti dari obrolan mengarah ke Budi Arie yang menjamin semua ini aman.

"Tenang aja, Pak, pimpinan udah tahu, yang paling atas tahu, Pak Menteri'," tutur Riko menirukan pernyataan Adhi.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya