Berita

Kebersamaan Anwar Usman dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo/Ist

Politik

Anwar Usman Paling Kecewa Jika Gibran Dimakzulkan

JUMAT, 04 JULI 2025 | 12:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Analis komunikasi politik Hendri Satrio menilai jika pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka benar-benar terjadi, sosok yang paling kecewa bukanlah Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

"Kalau Gibran dimaksudkan untuk dimakzulkan, yang paling kecewa bukan Jokowi. Anwar Usman lah. Dia kan sudah pasang-pasang badan, main mundur-mundur aja," katanya lewat kanal YouTube miliknya, Jumat 4 Juli 2025.

Sosok yang akrab disapa Hensat itu menyebut setidaknya ada tiga cara jika pemakzulan Gibran benar-benar ingin dilakukan.


Pertama Gibran mundur secara sukarela, yakni dengan didorong atau dipaksa untuk meletakkan jabatan secara elegan.

"Langkah kedua melalui jalur konstitusi, yaitu lewat prosedur resmi yang panjang dan memerlukan momentum politik yang tepat," sambungnya.

Cara terakhir, lanjut Founder Lembaga Survei Kedai KOPI itu, putusan Mahkamah Konstitusi (MK), yang membuka kemungkinan Presiden mengganti Wakil Presiden melalui ketentuan tertentu.

Usulan pemakzulan Gibran disuarakan Forum Purnawirawan TNI. Mereka menilai proses pencalonan Gibran dalam Pilpres 2024 sarat kontroversi dan dinilai cacat etika hukum serta moral.

Desakan itu menambah tekanan terhadap legitimasi posisi Gibran di tengah sorotan publik terhadap putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023, yang dianggap menjadi jalan bagi pencalonan dirinya sebagai cawapres.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya