Berita

ilustrasi/net

Nusantara

Ada Proyek Pipa Limbah, Rekayasa Lalin Diberlakukan di TB Simatupang

JUMAT, 04 JULI 2025 | 09:14 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta mengumumkan adanya rekayasa lalu lintas di kawasan Jalan T.B. Simatupang, Jakarta Selatan.

Hal ini sehubungan dengan dimulainya pekerjaan pemasangan pipa air limbah yang dilaksanakan secara bertahap mulai 5 Juli 2025 hingga akhir Desember 2025.

Pekerjaan ini mencakup serangkaian tahapan, mulai dari persiapan awal, pembuatan lubang galian (pit), pemasangan pipa dengan metode jacking sepanjang 2.549 meter, pembangunan manhole, hingga perbaikan kembali atau reinstatement pada area yang terdampak konstruksi.


PT Rosa Lisca, selaku pelaksana proyek, bertanggung jawab penuh terhadap keselamatan pengguna jalan selama pelaksanaan kegiatan, baik kendaraan bermotor maupun tidak bermotor.

"Pihak perusahaan diharuskan memastikan keselamatan kerja dan menyediakan fasilitas pengamanan yang memadai," kata Plh Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Ujang Harmawan," Jumat 4 Juli 2025.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengimbau kepada para pengguna jalan agar menghindari ruas Jalan T.B. Simatupang selama proyek berlangsung.

Pengendara diharapkan mengikuti rambu-rambu lalu lintas, arahan petugas di lapangan, dan selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.

Langkah rekayasa lalu lintas ini merupakan bagian dari upaya peningkatan infrastruktur kota, namun tetap membutuhkan kerja sama dan kesabaran dari masyarakat demi kelancaran bersama.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Selat Hormuz dan Senjata Geopolitik Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:40

Gabah Petani Terdampak Banjir di Grobogan Tetap Dibeli Bulog

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:25

MBG Dikritik dan Dicintai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:59

Sambut Kedatangan Prabowo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:50

Tourism Malaysia Gaet Media dan Influencer ASEAN Promosikan Wisata Ramadan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:44

Kader Golkar Cirebon Diminta Sukseskan Seluruh Program Pemerintah

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:21

Kritik Mahasiswa dan Dinamika Konsolidasi Kekuasaan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:55

Wacana Impor 105 Ribu Pikap India Ancam Industri Dalam Negeri

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:33

Insan Intelijen TNI Dituntut Adaptif Hadapi Dinamika Geopolitik

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:13

Genjot Ekonomi Rakyat, Setiap SPPG Terima Rp500 Juta untuk 12 Hari

Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:45

Selengkapnya