Berita

Pesawat FlyJaya/Ist

Bisnis

FlyJaya Maskapai Baru Tanah Air, Terbang Perdana dari Halim ke Adisutjipto

KAMIS, 03 JULI 2025 | 23:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Maskapai Low Cost Carrier (LCC) sebagai penyedia layanan terbaru di industri aviasi Indonesia yaitu FlyJaya mengumumkan peluncuran rute baru yang menghubungkan Bandara Halim Perdanakusuma (Jakarta) dengan Bandara Adisutjipto (Yogyakarta). 

Penerbangan perdana dijadwalkan pada Kamis, 3 Juli 2025, menandai komitmen FlyJaya dalam membuka akses udara yang efisien, terjangkau, dan nyaman bagi masyarakat Indonesia.

Rute Halim-Yogyakarta merupakan rute perdana FlyJaya yang dilayani dengan armada ATR 72, pesawat turboprop andalan yang unggul dalam efisiensi dan sangat ideal untuk rute-rute pendek dan menengah. Pemilihan Bandara Adisutjipto sebagai titik kedatangan di Yogyakarta memberikan keuntungan strategis didukung oleh lokasi bandara yang lebih dekat ke pusat kota, sehingga memudahkan mobilitas yang tentunya menjadi keunggulan bagi para penumpang.


"Peluncuran rute ini adalah langkah awal FlyJaya dalam menghadirkan konektivitas yang lebih baik di Indonesia, khususnya ke kota-kota strategis seperti Yogyakarta. Kami ingin menawarkan pengalaman terbang yang berbeda, tidak hanya hemat biaya, tapi juga hangat dan penuh kekeluargaan, sebagaimana dilayani oleh awak kabin kami melalui nilai-nilai FlyMily," ujar Chief Commercial Officer FlyJaya, Ary Mercyanto dalam keterangannya kepada wartawan.

Ia menambahkan keunggulan lainnya yang ditawarkan adalah jadwal penerbangan FlyJaya, yakni berangkat paling pagi yaitu terbang ke Bandara Halim pukul 06.20 dan tiba paling sore di Adisutjipto pukul 15.55, sehingga memungkinkan fleksibilitas waktu yang maksimal baik bagi pelaku perjalanan bisnis maupun wisatawan.

Lebih dari sekadar bisnis penerbangan, FlyJaya hadir dengan misi sosial untuk mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional melalui konektivitas yang lebih luas. 

“Kami percaya bahwa peran maskapai tidak hanya menghubungkan titik A ke B, tapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, membuka akses ke wilayah terpencil, dan membantu pemerataan pembangunan serta sebagai bentuk kontribusi kami dalam menyukseskan program hilirisasi yang dicanangkan oleh pemerintah. Ini adalah bentuk dukungan kami terhadap visi pemerintah dalam mengembangkan konektivitas nasional, sebagaimana tagline kami yaitu Connecting Nusantara,” jelas Ary.

FlyJaya juga menegaskan komitmennya terhadap aspek keselamatan dan efisiensi operasional. Armada ATR 72 yang digunakan telah melalui proses pemeliharaan berstandar tinggi dan diawaki oleh kru yang berpengalaman serta terlatih sesuai dengan regulasi penerbangan sipil. 

“Dengan semangat inovasi dan pelayanan yang hangat, kami percaya FlyJaya mampu menjadi salah satu pilihan terdepan masyarakat dalam bepergian antar kota dan antar pulau, khususnya di kawasan regional Indonesia,” pungkasnya.

Sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan, FlyJaya juga memperkenalkan program membership “Beli 5, Gratis 1”, yang memungkinkan penumpang mendapatkan satu penerbangan gratis untuk pembelian lima tiket. Program ini dihadirkan bagi para pelanggan yang sering bepergian dari Yogyakarta ke Jakarta ataupun sebaliknya untuk menjadikan perjalanan bersama FlyJaya semakin hemat, menyenangkan dan penuh nilai tambah sebagai para pelanggan setia.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

KDM Didukung DPRD Hentikan Alih Fungsi Lahan di Gunung Ciremai

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:49

DPD Soroti Potensi Tumpang Tindih Regulasi Koperasi di Daerah

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:25

Monumen Panser Saladin Simbol Nasionalisme Masyarakat Cijulang

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:59

DPRD Kota Bogor Dorong Kontribusi Optimal BUMD terhadap PAD

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:45

Alasan Noe Letto Jadi Tenaga Ahli Pertahanan Nasional

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:22

Peran Pelindo terhadap Tekanan Dolar AS

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:59

Retribusi Sampah di Tagihan Air Berpotensi Bebani Masyarakat

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:47

DPRD Kota Bogor Evaluasi Anggaran Pendidikan dan Pelaksanaan SPMB

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:20

Noe Letto Tegaskan Tidak di Bawah Bahlil dan Gibran: Nggak Urusan!

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Jabar di Bawah Gubernur Konten Juara PHK

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Selengkapnya