Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam rapat kerja perumusan kesimpulan laporan realisasi semester I dan II APBN 2025, Kamis, 3 Juli 2025 (Tangkapan layar/RMOL)

Politik

DPR Restui Sisa Anggaran Rp85,6 Triliun Buat Tambal Defisit APBN 2025

KAMIS, 03 JULI 2025 | 15:35 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Badan Anggaran (Banggar) DPR resmi menyepakati pemanfaatan saldo anggaran lebih (SAL) APBN 2024 sebesar Rp85,6 triliun. 

Ketua Banggar DPR Said Abdullah meminta persetujuan anggota terkait penggunaan SAL tersebut yang akan digunakan untuk menekan penerbitan Surat Berharga Negara (SBN), membiayai belanja prioritas pemerintah, dan menutup defisit fiskal yang diprediksi melebar tahun 2025.

“Apakah bisa disetujui?” tanya Said yang langsung disambut kata sepakat oleh mayoritas anggota Banggar DPR dalam rapat kerja perumusan kesimpulan laporan realisasi semester I dan II APBN 2025, Kamis 3 Juli 2025.


Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyambut baik keputusan tersebut. Ia menegaskan pemanfaatan SAL ini akan menyesuaikan perkembangan realisasi defisit APBN hingga akhir tahun, sehingga penggunaannya bisa optimal dan tidak berlebihan.

“Jadi nanti tergantung dari defisitnya yang akan terjadi. Tapi paling tidak sudah mendapat persetujuan, sehingga kita bisa punya pilihan,” kata Sri Mulyani.

Adapun defisit APBN 2025 berpotensi melebar hingga Rp662 triliun. Angka ini meningkat tajam dari rancangan awal yang hanya Rp616,2 triliun. 

Penyebabnya, penerimaan negara diperkirakan hanya mencapai Rp2.865,5 triliun atau jauh di bawah target semula Rp3.005,1 triliun. Sementara itu, belanja negara turut dikoreksi menjadi Rp3.527,5 triliun dari target awal Rp3.621,3 triliun.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya