Berita

Anggota Komisi IV DPR Fraksi Partai Nasdem, Arif Rahman/Ist

Bisnis

Komisi IV DPR:

Kopdes Merah Putih Diharapkan Bisa Perbaiki Kesejahteraan Nelayan dan Petani

KAMIS, 03 JULI 2025 | 14:15 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Anggota Komisi IV DPR Fraksi Partai Nasdem, Arif Rahman, menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan nasib petani dan nelayan di daerah pemilihannya, yakni Banten 1 (Lebak dan Pandeglang). 

Ia juga menyampaikan dukungan penuh terhadap program-program yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo, terutama yang berkaitan dengan sektor pertanian, kelautan, dan perikanan melalui Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

“Kami di DPR RI, khususnya saya sebagai perwakilan dari Dapil Banten 1, terus mendorong agar daerah kami mendapat perhatian dalam program peremajaan wilayah dan pembangunan infrastruktur ekonomi masyarakat pesisir,” ujar Arif dalam kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 3 Juli 2025.


Menurut dia, salah satu tantangan terbesar yang dihadapi nelayan dan petani adalah keterbatasan akses terhadap permodalan. Banyak dari mereka belum memahami tata kelola dan prosedur pembentukan kelompok atau badan hukum yang dibutuhkan untuk menerima bantuan pemerintah.

“Niat pemerintah melalui program seperti Koperasi Desa Merah Putih adalah langkah positif. Tetapi masyarakat harus diberi pemahaman dan pelatihan agar bisa mengakses program itu. Tidak cukup hanya memberi bantuan, tapi juga perlu pembinaan agar hasilnya berkelanjutan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah perlu menyediakan asuransi nelayan sebagai bentuk jaminan sosial, mencakup perlindungan kesehatan, pendidikan, hingga keselamatan kerja.

Di sektor pertanian, Arif menyoroti pentingnya pembentukan dan penguatan kelompok tani sebagai syarat utama agar bisa menerima bantuan dari Kementerian Pertanian.

“Masih banyak masyarakat yang belum tahu bahwa program pemerintah tidak bisa diberikan kepada individu, tapi harus melalui kelompok tani. Makanya saya dorong mereka untuk membentuk kelompok dan masuk ke sistem penyuluhan resmi dari dinas pertanian daerah,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa selama ini program bantuan seperti mesin dan alat pertanian sering kali salah sasaran atau disalahgunakan, seperti dijual atau dialihkan ke tempat lain karena lemahnya struktur kelompok.

Sebagai upaya konkret, Arif telah menjalin koordinasi dengan para kepala daerah, termasuk Bupati Pandeglang dan Lebak, serta dinas terkait di Banten. Ia ingin memastikan bahwa distribusi program dari Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan, Perikanan, dan Kehutanan bisa lebih merata dan tidak hanya dinikmati oleh kelompok-kelompok tertentu yang sudah mapan.

“Kami sedang mendampingi dan mengadvokasi kelompok-kelompok masyarakat, agar bisa mendapatkan legalitas dan terhubung langsung ke dinas. Saya akan terus kawal ini sampai mereka bisa merasakan manfaat dari program-program pemerintah,” pungkas Arif.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya