Berita

Foto ilustrasi.

Politik

Demokrat Khawatir Putusan MK Cuma Uji Coba

KAMIS, 03 JULI 2025 | 13:51 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Fraksi Partai Demokrat mengkhawatirkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) memisahkan pemilihan umum (pemilu) nasional dan daerah hanya sekedar ajang uji coba. 

Legislator Demokrat Dede Yusuf Macan berpendapat putusan MK tidak menjamin kualitas demokrasi meningkat.

"Saya belum bisa mengatakan demikian ya, karena jangan sampai segala keputusan ini akhirnya menjadi trial and error juga," ujar Dede kepada wartawan, Kamis, 3 Juli 2025.


Menurutnya, perubahan model pemilu oleh MK belum tentu lebih baik dari yang diterapkan pada tahun 2024, dimana pemilihan DPRD tetap disatukan dengan DPR, DPD, dan Pilpres.

"Kalau pada prinsipnya sebenarnya apa yang ada itu diperbaiki. Kalau merubah mekanisme baru lagi berarti akan ada sesuatu yang mungkin nanti berubah," tutur wakil ketua Komisi II DPR itu.

Lebih dari itu dia meyakini banyak dampak dari putusan MK yang bersifat multi dimensi. Salah satunya revisi undang-undang pemilu.

"Dan akan terjadi sesuatu implikasi baru atau hal-hal baru yang di luar pemikiran kita saat ini," demikian Dede Yusuf menambahkan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya