Berita

Presiden RI Prabowo Subianto dan Pangeran MBS di Istana Al-Salam pada Rabu, 2 Juli 2025/Sekretariat Presiden RI

Bisnis

Prabowo Boyong Investasi Rp437 Triliun dari Arab Saudi untuk Energi Bersih dan Industri Strategis

KAMIS, 03 JULI 2025 | 09:51 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto, berhasil membawa pulang komitmen investasi senilai sekitar 27 miliar dolar AS (setara Rp437 triliun) dalam kunjungan kenegaraannya ke Arab Saudi, Rabu, 2 Juli 2025. 

Investasi tersebut merupakan hasil penandatanganan sejumlah perjanjian dan nota kesepahaman antara lembaga-lembaga sektor swasta kedua negara, yang disaksikan langsung oleh Prabowo dan Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman Al Saud (MBS), di Istana Al-Salam, Jeddah.

Investasi akan difokuskan pada sektor-sektor strategis, seperti energi bersih, industri petrokimia, dan layanan bahan bakar penerbangan. Keduanya menyambut hangat kerja sama tersebut sebagai tonggak menuju kemitraan ekonomi yang maju dan berkelanjutan.


“Kedua pihak menyambut baik penandatanganan sejumlah perjanjian dan nota kesepahaman selama kunjungan ini antara lembaga-lembaga sektor swasta, yang nilainya mencapai sekitar 27 miliar dolar AS di sejumlah bidang, termasuk energi bersih, industri petrokimia, dan layanan bahan bakar penerbangan," bunyi pernyataan bersama Prabowo dan MBS.

Dalam pertemuan tersebut, kedua kepala negara juga menekankan pentingnya meningkatkan kerja sama ekonomi, perdagangan, dan investasi. Arab Saudi saat ini tercatat sebagai salah satu mitra dagang utama Indonesia, dengan nilai perdagangan bilateral mencapai 31,5 miliar dolar AS dalam lima tahun terakhir.

Mereka sepakat untuk mengembangkan sektor-sektor prioritas bersama, di antaranya energi, jasa keuangan, hilirisasi pertambangan, jasa logistik, pariwisata, pertanian, dan pembangunan berkelanjutan. 

Komitmen ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan kedua negara, serta memanfaatkan peluang besar dari Saudi Vision 2030 dan Visi Indonesia Emas 2045. 

"Kedua pihak menekankan pentingnya melanjutkan aksi bersama untuk mengembangkan volume pertukaran perdagangan, mengintensifkan kunjungan bersama antara pejabat di sektor publik dan swasta," ungkapnya. 

Lebih jauh, kedua pemimpin juga menyuarakan komitmen bersama dalam memperkuat kerja sama multilateral di forum internasional seperti PBB, G-20, OKI, IMF, Bank Dunia, Bank Pembangunan Islam, dan Gerakan Non-Blok. 

"Kedua pihak menekankan pentingnya peningkatan kerja sama di antara mereka di forum dan organisasi internasional, termasuk (Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia) dan (Bank Pembangunan Islam), untuk mencapai kerja sama internasional multilateral guna mengatasi tantangan ekonomi yang dihadapi kedua negara dan dunia," tandas pernyataan tersebut.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Perlindungan Orang Utan Kalimantan dari Karhutla Terus Diperkuat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:43

Benarkah Hari Kliwon Lebih Rawan Kecelakaan?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:17

Lindungi Kehidupan Nelayan, KKP Segel Tambak Udang Tak Berizin di Karimunjawa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:46

Pasis Dikreg Seskoad Peroleh Doktrin Kepemimpinan dari Wapang TNI

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:20

Dampak MBG Bikin Konsumsi Protein Anak Naik hingga Hampir 80 Persen

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:57

Ekonomi Biru Dijaga, Nelayan Disejahterakan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:40

Peradi Profesional Dukung Langkah Presiden Bersih-bersih Mafia Tambang

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:16

DPR Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik di Batam-Bintan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:59

Staf Ahli Kapolri Pastikan Penanganan Maksimal Kabut Asap di Kalteng

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:43

Kepala BRAN dan Menteri PKP Bidik Percepatan Lahan untuk Rumah Rakyat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:20

Selengkapnya