Berita

Ilustrasi/RMOL

Nusantara

Masyarakat Diminta Waspada Iming-iming Proyek Jenderal Gadungan

KAMIS, 03 JULI 2025 | 07:24 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Koordinator Nasional Kawan Indonesia, Darmawan, kembali mengingatkan masyarakat agar jangan mudah tertipu oleh kelakuan seorang oknum yang mengaku Purnawirawan TNI AL dengan sejumlah modus.

Kali ini oknum berinisial S kerap mengklaim sebagai Purnawirawan Bintang Dua Korps Marinir TNI AL. Tak hanya itu, ia juga pernah mengaku sebagai Tenaga Ahli di Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan atau tim ahli di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Darmawan, S banyak mengiming-imingi masyarakat dengan pemberian lahan sitaan negara. 


"Tim Kawan Indonesia, menemukan temuan terkait seorang pria bernama Siston usia sekitar 60-65 tahunan yang diduga kerap menyalahgunakan identitas dengan mengaku sebagai purnawirawan jenderal bintang dua TNI AL (Marinir) maupun TNI AD (Infanteri), dan kerap mengaku sebagai Leonardin, lulusan angkatan 1987, dengan menawarkan iming-iming lahan sitaan negara DJKN Kemenkeu RI maupun proyek-proyek," ucap Darmawan dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis, 3 Juli 2025.
 
“Setelah kami telusuri lebih lanjut, seluruh klaim tersebut tidak dapat dibuktikan. Nama yang bersangkutan tidak pernah terdaftar di TNI, KPK, maupun DJKN Kemenkeu. Ini murni modus penyamaran untuk membangun citra dan memengaruhi lingkungan sekitar,” tambahnya.

Lanjut Darmawan, S berdomisili di Perum Pondok Artha, Kelurahan Jatimurni, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi. Di lingkungan tempat tinggalnya, ia dikenal sebagai sosok yang ramah dan mudah bergaul. 

Namun, pekerjaan sehari-harinya adalah sebagai makelar usaha, termasuk di sektor batu bara.

“Pola komunikasi dan penampilannya dirancang sedemikian rupa untuk meyakinkan orang bahwa dia punya kekuasaan. Bahkan, sejumlah rekannya ikut menyebarkan klaim bahwa Siston adalah jenderal pensiunan atau pejabat penting,” jelas Darmawan.

Verifikasi yang dilakukan Kawan Indonesia melalui jalur resmi menyatakan bahwa nama Siston tidak ada dalam database kepegawaian DJKN maupun di daftar purnawirawan TNI.

“Kami telah koordinasi dengan berbagai instansi terkait, dan hasilnya jelas yang bersangkutan tidak pernah tercatat sebagai personel di institusi yang diklaimnya,” bebernya.

Darmawan mengimbau masyarakat agar lebih kritis terhadap oknum yang mengaku sebagai pejabat negara, apalagi jika dikaitkan dengan janji bantuan, akses proyek, atau penyelesaian hukum.

“Kami juga mendorong aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti temuan ini. Klaim identitas palsu seperti ini tidak hanya meresahkan, tapi juga berpotensi menimbulkan kerugian bagi masyarakat,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya