Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Punya Utang Ratusan Triliun, Del Monte Ajukan Pailit

RABU, 02 JULI 2025 | 20:21 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Produsen makanan kemasan asal Amerika Serikat, Del Monte Foods, resmi mengajukan pailit  di Amerika Serikat (AS). 

Mengutip Reuters pada Rabu 2 Juli 2025, perusahaan ini mengatakan sudah mencapai kesepakatan dengan sejumlah kreditur utama. 

Pengajuan pailit  berdasarkan Pasal 11 sendiri sering dilakukan perusahaan di AS untuk menata ulang keuangan tanpa harus menghentikan kegiatan usaha. 


Langkah ini memungkinkan perusahaan mempertahankan nilai bisnis sambil merestrukturisasi kewajibannya kepada kreditur.

Dalam hal ini, perusahaan telah mengamankan pendanaan sebesar 912,5 juta Dolar AS, atau sekitar Rp14,8 triliun untuk menopang operasional selama proses hukum berlangsung.

CEO Del Monte Greg Longstreet menjelaskan kebangkrutan ini terjadi karena adanya perubahan preferensi konsumen, tantangan rantai pasokan, dan utang yang meningkat telah mendorong perusahaan tersebut ke dalam masalah keuangan. 

Perusahaan tersebut mengajukan kebangkrutan di New Jersey, dengan alasan bahwa perusahaan tersebut berutang kepada 25.000 orang dan bisnis. 

Adapun, total utang dan asetnya ditaksir antara 1 miliar hingga 10 miliar Dolar AS atau sekitar Rp162,5 triliun. Namun Del Monte memastikan seluruh operasional tetap berjalan seperti biasa.

Sejumlah anak usaha di luar AS dikabarkan tidak termasuk dalam proses kebangkrutan dan tetap beroperasi normal. 

Perusahaan yang berdiri lebih dari satu abad ini tercatat menaungi sejumlah merek ternama, seperti produk buah dan sayuran kalengan Del Monte, kaldu dan sup merek College Inn, serta teh siap minum Joyba.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya