Berita

Berbagai aliansi pengemudi truk menggelar aksi di sekitaran Monumen Nasional (Monas) tepatnya depan IRTI, Jakarta Pusat pada Rabu, 2 Juli 2025/Ist

Presisi

Ribuan Personel Gabungan Kawal Demo ODOL Biar Tertib

RABU, 02 JULI 2025 | 14:29 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sebanyak 7.107 personel gabungan dikerahkan untuk mengawal aksi unjuk rasa yang berlangsung di Jakarta pada Rabu, 2 Juli 2025.

"Jumlah kekuatan pengamanan ada 7.107 personel," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro dalam keterangannya.

Tercatat sembilan kelompok massa menggelar demo di 11 lokasi berbeda di wilayah Jakarta Pusat. 


Salah satunya terkait isu yang diangkat menuntut pemerintah mengkaji ulang RUU Over Dimensi Over Loading (ODOL).

Sebanyak 500 orang yang tergabung dari pelbagai Organisasi Pengemudi Indonesia (RBPI, APPN, ASLI, KSLI, APPN & Sarbumusi) akan menggelar aksi di tiga titik yakni pintu belakang Kemenhub RI di Jalan Abdul Muis, Kantor Kemenko Infrastruktur di Jalan MH Thamrin, dan depan Gedung DPR/MPR RI. 

Kepada para personel, Susatyo mengingatkan agar selalu bertindak persuasif, mengedepankan negosiasi, pelayanan yang humanis serta menjaga keamanan dan keselamatan.

Di sisi lain, Susatyo juga mengimbau kepada para koordinator lapangan (korlap) dan orator untuk melakukan orasi dengan santun dan tidak memprovokasi massa.

"Lakukan unjuk rasa dengan damai, tidak memaksakan kehendak, tidak anarkis dan tidak merusak fasilitas umum. Hormati dan hargai pengguna jalan yang lain yang akan melintas di bundaran Patung Kuda Monas, dan beberapa lokasi lainnya," jelas Susatyo.

Dalam aksi ini, Susatyo memastikan personel yang terlibat pengamanan tidak ada yang membawa senjata api.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan skenario pengalihan arus lalu lintas di sekitar lokasi yang bersifat situasional.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya