Berita

Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Panggilan Langka Macron-Putin, Bahas Ukraina dan Nuklir Iran

RABU, 02 JULI 2025 | 12:10 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan percakapan telepon yang langka pada Selasa, 1 Juli 2025, pembicaraan pertama antara keduanya sejak September 2022. 

Panggilan tersebut berlangsung selama dua jam dan membahas sejumlah isu strategis, termasuk konflik di Ukraina dan ketegangan nuklir dengan Iran.

Kremlin menyebut panggilan tersebut sangat penting, menandai kembalinya komunikasi langsung antara dua pemimpin dari negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB yang memiliki peran signifikan dalam keamanan global.


Dalam pembicaraan tersebut, Macron menyerukan gencatan senjata di Ukraina dan dimulainya negosiasi damai. 

“Presiden menekankan dukungan Prancis yang tak tergoyahkan untuk kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina,” demikian pernyataan dari kantor kepresidenan Prancis, seperti dimuat Reuters.

Macron juga dikabarkan telah berbicara dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sebelum dan sesudah panggilan tersebut untuk memberikan penjelasan terkait isi diskusi dengan Putin.

Menanggapi isu Ukraina, Kremlin menyatakan bahwa Putin kembali menegaskan posisi Rusia, bahwa konflik tersebut adalah akibat langsung dari kebijakan Barat yang mengabaikan kepentingan keamanan Rusia.

Ia juga menekankan bahwa setiap perjanjian damai harus komprehensif dan jangka panjang, serta mengakui realitas teritorial baru, merujuk pada wilayah Ukraina yang kini dicaplok oleh Rusia.

Sementara Macron menegaskan bahwa keputusan terkait potensi konsesi teritorial sepenuhnya berada di tangan Ukraina.

Selain konflik Ukraina, isu Iran juga menjadi fokus utama diskusi. Putin menyatakan bahwa Iran berhak mengembangkan energi nuklir untuk tujuan damai, selama tetap mematuhi kewajibannya dalam perjanjian nonproliferasi nuklir.

Namun, dari sisi Prancis, Macron menyuarakan kekhawatiran mendalam atas perkembangan program nuklir Iran. Ia menekankan perlunya kerja sama penuh antara Teheran dan Badan Energi Atom Internasional (IAEA), terutama setelah parlemen Iran menyetujui undang-undang yang menangguhkan kerja sama dengan badan pengawas tersebut.

“Presiden menyatakan tekadnya untuk mencari solusi diplomatik yang akan mengarah pada penyelesaian masalah nuklir, masalah rudal Iran, dan perannya di kawasan itu,” jelas pernyataan dari kantor Macron.

Macron juga disebut telah membicarakan panggilan ini dengan Presiden AS Donald Trump dalam upaya mengoordinasikan pendekatan diplomatik negara-negara besar.

Kedua pemimpin sepakat untuk terus berkomunikasi dan melanjutkan diskusi terkait dua isu utama tersebut. 

Di masa lalu, Macron menjadi salah satu dari sedikit pemimpin Eropa yang secara aktif berkomunikasi dengan Putin, bahkan melakukan kunjungan ke Moskow sesaat sebelum invasi Rusia ke Ukraina dimulai pada Februari 2022.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya