Berita

Peluncuran video musik Save Our World karya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)/RMOL

Politik

Save Our World Karya SBY: Dunia Sedang Tidak Baik-Baik Saja

RABU, 02 JULI 2025 | 01:17 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

The Yudhoyono Institute (TYI) meluncurkan video musik Save Our World karya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) & Friends di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Selasa malam, 1 Juli 2025.

Video musik karya Presiden ke-6 RI ini menyoroti situasi dunia yang penuh ketegangan dan krisis.

"Dunia kita sedang tidak baik-baik saja. Ketegangan geopolitik, perang antarnegara, dan tragedi kemanusiaan terjadi di mana-mana, dari Asia, Timur Tengah, Eropa, hingga Afrika," ujar Direktur Eksekutif TYI, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).


Seakan bertumpuk, AHY berujar bahwa di tengah konflik dan perpecahan global, dunia juga menghadapi tantangan terbesar abad ke-21, yaitu krisis iklim dan pemanasan global. 

Menurutnya, bencana alam, kekeringan, kelangkaan pangan, serta air bersih telah menjadi ancaman nyata bagi seluruh umat manusia, terutama kelompok rentan di garis kemiskinan.

Dalam kesempatan tersebut, AHY mengenang peluncuran TYI pada 10 Agustus 2017 yang juga digelar di Djakarta Theater. Sejak awal, TYI hadir sebagai lembaga think tank independen dan non-partisan yang mengedepankan isu sustainability.

"Apalah arti pertumbuhan jika tidak berkelanjutan, apalah arti kemakmuran jika anak cucu kita tidak punya masa depan," tegas AHY.

Sebagai bagian dari upaya kampanye lingkungan yang lebih humanis dan mudah diterima masyarakat luas, TYI meluncurkan lagu dan video musik berjudul Save Our World

Lagu ini merupakan ciptaan sang ayah, SBY berisi pesan moral dan ajakan untuk bertindak menyelamatkan bumi.

"Lagu ini adalah ciptaan dari Susilo Bambang Yudhoyono yang sarat akan pesan moral dan ajakan untuk do something. Sebuah call untuk action," pungkas AHY.

Video musik Save Our World merupakan karya kolaboratif SBY dan 35 artis Indonesia lintas generasi memadukan kekuatan musik dan pesan lingkungan untuk menyuarakan kepedulian terhadap Bumi.

Penyanyi dan musisi yang turut berpartisipasi dalam karya ini, antara lain (Almh) Titiek Puspa, Ernie Djohan, Titiek Sandhora, Vina Panduwinata, Yuni Shara, Sandhy Sondoro, Ita Purnamasari, Joy Tobing, Edo Kondologit, Saykoji, Tantri Syalindri (Kotak), Andy /rif, Ariyo Wahab, Novia Bachmid dan lainnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

KDM Didukung DPRD Hentikan Alih Fungsi Lahan di Gunung Ciremai

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:49

DPD Soroti Potensi Tumpang Tindih Regulasi Koperasi di Daerah

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:25

Monumen Panser Saladin Simbol Nasionalisme Masyarakat Cijulang

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:59

DPRD Kota Bogor Dorong Kontribusi Optimal BUMD terhadap PAD

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:45

Alasan Noe Letto Jadi Tenaga Ahli Pertahanan Nasional

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:22

Peran Pelindo terhadap Tekanan Dolar AS

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:59

Retribusi Sampah di Tagihan Air Berpotensi Bebani Masyarakat

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:47

DPRD Kota Bogor Evaluasi Anggaran Pendidikan dan Pelaksanaan SPMB

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:20

Noe Letto Tegaskan Tidak di Bawah Bahlil dan Gibran: Nggak Urusan!

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Jabar di Bawah Gubernur Konten Juara PHK

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Selengkapnya