Berita

Presiden Prabowo Subianto menyaksikan defile HUT ke-79 Polri di Monas, Jakarta, Selasa, 1 Juli 2025/RMOL

Presisi

Makna Polri untuk Masyarakat di Hari Bhayangkara ke-79

SELASA, 01 JULI 2025 | 21:35 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Tema "Polri untuk Masyarakat" dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025 bukan sekadar semboyan, melainkan refleksi dari transformasi menyeluruh Polri menuju institusi yang semakin terbuka, profesional, dan melayani.

Demikian antara lain disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko di tengah hajatan Polri di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Selasa, 1 Juli 2025.

“Hari Bhayangkara ke-79 menjadi momentum penting bagi Polri untuk merefleksikan pengabdian, memperkuat profesionalisme, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ini juga menjadi ruang masyarakat untuk melihat Polri lebih dekat, memercayai, dan mendukung kami sebagai bagian dari rakyat,” ujar Brigjen Trunoyudo.


Melalui berbagai kegiatan seperti upacara Pemuliaan Nilai-Nilai Tribrata dan doa bersama lintas agama, Polri memperkuat kembali komitmen moral dan etika yang menjadi landasan setiap tindakan anggota.

Dilihat lebih mendalam, Trunoyudo juga menjelaskan bahwa tema tahun ini menekankan nilai-nilai pengabdian, keberanian, profesionalisme, dan semangat melayani dengan ketulusan.

“Polri harus hadir dengan wajah yang humanis namun tetap tegas, menjadi mitra terpercaya masyarakat dan tampil sebagai pelindung yang tangguh di tengah tantangan zaman,” tegasnya.

Trunoyudo juga menyoroti peran strategis Polri dalam mendukung asta cita Presiden Prabowo Subianto khususnya di bidang ketahanan pangan nasional.

Mulai dari program pekarangan pangan dan pemanfaatan lahan tidur, Polri telah menggerakkan anggota hingga ke daerah dengan pendekatan berbasis kompetensi.

“Kami merekrut Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) dari latar belakang pertanian, perikanan, peternakan, dan gizi. Mereka menjadi ujung tombak mendampingi masyarakat di lapangan sekaligus mendorong swasembada pangan dari desa,” jelas Karo Penmas Polri.

Dalam hal mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), Polri telah membangun 90 unit Sentra Produksi Pangan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah. Dari jumlah tersebut, 12 unit telah beroperasi, sementara 21 unit sedang dalam verifikasi Badan Gizi Nasional, dan sisanya masih dalam tahap pembangunan.

Penambahan 28 unit SPPG juga ditargetkan melalui dukungan Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB).

“Kami turun langsung mengawal implementasi di lapangan agar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok rentan,” jelas Trunoyudo.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya