Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

OpenAI Bantah akan Gunakan Chip Google

SELASA, 01 JULI 2025 | 13:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan kecerdasan buatan OpenAI menegaskan tidak berencana menggunakan chip buatan Google untuk menjalankan layanannya.

Juru bicara OpenAI mengatakan kepada Reuters bahwa mereka memang sedang melakukan uji coba awal dengan chip milik Google, yaitu TPU (Tensor Processing Unit), namun belum ada rencana untuk menggunakannya secara luas dalam waktu dekat.

Sebelumnya, sempat muncul kabar bahwa OpenAI akan beralih menggunakan chip buatan Google demi memenuhi kebutuhan teknologi yang terus meningkat.


Dalam pengembangannya, laboratorium AI seperti OpenAI memang kerap menguji berbagai jenis chip. Namun, untuk menggunakan chip baru dalam skala besar dibutuhkan waktu, karena perlu penyesuaian arsitektur sistem dan dukungan perangkat lunak yang sesuai.

Saat ini, OpenAI masih mengandalkan chip dari Nvidia dan AMD, khususnya GPU (Graphics Processing Unit), untuk mendukung operasional dan permintaan yang semakin tinggi.

Selain itu, OpenAI juga sedang mengembangkan chip buatan sendiri. Perusahaan menargetkan bisa menyelesaikan desain chip tersebut yang dikenal dengan istilah "tape-out" tahun ini, sebelum diproduksi massal.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

UPDATE

Nina Agustina Tinggalkan PDIP, lalu Gabung PSI

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:10

KPK Panggil Pimpinan DPRD Madiun Ali Masngudi

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:08

Bareskrim Serahkan Rp58 Miliar ke Negara Hasil Eksekusi Aset Judol

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:53

KPK Panggil Lima Orang terkait Korupsi Pemkab Lamteng, Siapa Saja?

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:26

Dua Pengacara S&P Law Office Dipanggil KPK

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:20

Legislator PKS: Bangsa yang Kuat Mampu Produksi Kebutuhan Pokok Sendiri

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:16

Perketat Pengawasan Transportasi Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:09

Evakuasi WNI dari Iran Harus Lewati Jalur Aman dari Serangan

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:02

BPKH Gelar Anugerah Jurnalistik 2026, Total Hadiah Rp120 Juta

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:01

TNI Tangani Terorisme Jadi Ancaman Kebebasan Sipil

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:00

Selengkapnya