Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Universitas Bakrie Konsisten pada Pendidikan Berkelanjutan

SELASA, 01 JULI 2025 | 13:16 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Universitas Bakrie kembali mencatatkan namanya dalam pemeringkatan bergengsi Times Higher Education (THE) Impact Rankings 2025, menandai konsistensinya dalam pencapaian indikator Sustainable Development Goals (SDGs). 

Tahun ini, Universitas Bakrie mencatatkan Peringkat 4 Nasional untuk SDG 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions), Peringkat 8 untuk SDG 2 (Zero Hunger), Peringkat 10 untuk SDG 13 (Climate Action).

Rektor Universitas Bakrie, Prof. Sofia W. Alisjahbana, menyatakan bahwa pencapaian ini menjadi bukti komitmen institusi terhadap pembangunan berkelanjutan yang berbasis pada aksi nyata.


"Kami percaya pendidikan tidak hanya soal kurikulum, tetapi juga kontribusi terhadap masyarakat dan dunia," ujar Prof. Sofia dalam keterangan tertulis, Selasa 1 Juli 2025. 

"Konsistensi kami di THE Impact Rankings mencerminkan upaya kolektif seluruh sivitas dalam membangun kampus yang relevan secara global dan berdampak secara lokal," imbuhnya.

Program-program unggulan Universitas Bakrie yang mendukung capaian SDGs tersebut antara lain penguatan tata kelola kampus yang transparan (SDG 16), inisiatif pengembangan gizi dan akses pangan melalui kegiatan berbasis komunitas (SDG 2), serta berbagai kegiatan bertema keberlanjutan lingkungan yang melibatkan mahasiswa dan komunitas (SDG 13).

Capaian ini melanjutkan tren positif Universitas Bakrie dalam beberapa tahun terakhir, di mana institusi ini secara konsisten hadir dalam daftar pemeringkatan THE sejak 2021. 

"Universitas Bakrie tetap menunjukkan arah yang jelas sebagai perguruan tinggi yang berorientasi pada mutu dan keberlanjutan," demikian Sofia.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya