Berita

Kepala BPI Danantara, Rosan Roeslani/RMOL

Bisnis

Danantara Dapat Suntikan Dana Rp162 Triliun dari Bank Asing

SELASA, 01 JULI 2025 | 11:52 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia akan menerima suntikan dana segar dari perbankan asing sebesar 10 miliar dolar AS atau sekitar Rp162 triliun.

Kepala BPI Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan tambahan pendanaan baru itu akan masuk pada Juli 2025.

“Juli mendatang, lembaga ini diproyeksikan mendapatkan tambahan pendanaan baru sebesar 10 miliar Dolar AS dari perbankan luar negeri,” kata Rosan, di Jakarta, dikutip Selasa 1 Juli 2025.


Ia menambahkan, besarnya nilai investasi ini menunjukkan tingkat kepercayaan dunia internasional terhadap Danantara yang sangat tinggi.

“Kepercayaan itu sangat-sangat luar biasa dari luar negeri dan kita pun masih menjajaki beberapa kerja sama lain dan juga pendanaan lain," sambung Rosan.

Sejak diresmikan 24 Februari 2025, BPI Danantara tercatat telah menggandeng mitra global dalam berbagai kerja sama investasi senilai 7 miliar dolar AS, dengan mitra dari Qatar, Rusia, Tiongkok, hingga Australia.

Selain itu, Danantara kini telah mengelola aset lebih dari 1 miliar dolar AS dan membawahi 889 BUMN strategis yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional.

Rosan berkomitmen untuk menjaga penuh tanggung jawab dalam mengelola aset jumbo tersebut.

"Yang terjadi adalah tanggung jawab yang sangat besar, yang kami berkomitmen penuh, Bapak Presiden, Bapak Wakil Presiden, untuk menjaga amanah ini sebaik-baiknya," jelasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya