Berita

Rakorwil PPP Jawa Timur/RMOLJatim

Politik

Rakorwil PPP Jatim Upaya Satukan Barisan Jelang Muktamar

SELASA, 01 JULI 2025 | 06:17 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Timur menggelar Rakorwil, Senin 30 Juni 2035. Rakorwil ini sebagai ajang menyatukan suara seluruh 38 DPC PPP se-Jawa Timur menjelang Muktamar.

"Ini sebagai ajang konsolidasi menuju Muktamar PPP sekaligus persiapan jelang verifikasi partai untuk Pemilu 2029," Ketua DPW PPP Jatim, Mundjidah Wahab, di Hotel Vasa Surabaya usai membuka Rakorwil, dikutip RMOLJatim, Senin 30 Juni 2025.

Soal calon yang didukung PPP Jatim di Muktamar, Mundjidah menegaskan belum ada nama satupun yang dipertimbangkan. Pihaknya masih menutup rapat nama-nama yang berpeluang didukung di Muktamar nanti.


"Namanya belum, kalau ada kita simpan dulu. Jadi belum ada arah satu calon pun. Alhamdulillah PPP Jawa Timur solid, DPW bersama-sama DPC kompak semua. Jadi tidak ada daerah (DPC PPP di Jatim) yang beda suara, semuanya satu komando," paparnya.

Mantan Bupati Jombang ini mengungkapkan, Rakorwil menjadi ajang untuk duduk bersama dengan seluruh 38 DPC PPP se-Jatim. Selain konsolidasi jelang Muktamar, Rakorwil juga sebagai ajang persiapan partai menjelang verifikasi guna Pemilu 2029.

"Rakorwil ini ajang untuk satu komando dan memilih pemimpin yang nanti bisa membesarkan PPP dan kembali pada Senayan. Hari ini kita kompakkan, satu komando, satu barisan Jatim dan jumlah DPC-nya terbesar se Indonesia," terangnya.

"Kita memantapkan dan menjaga kekompakan agar (DPC) tidak maju sendiri-sendiri, jadi satu komando. Kita juga mempersiapkan administrasi DPC-DPC karena ini persiapan verifikasi untuk pemilu ke depan," tandasnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Pertimbangan PPP, M Romahurmuziy (Rommy), menyebut Muktamar kemungkinan besar akan digelar pada September 2025 mendatang di Bali.

"Soal Muktamar, perkembangannya rencana utama kerja sudah diputuskan untuk dilaksanakan tanggal 29 September sampai 1 Oktober di Bali," kata Rommy.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya