Berita

Proses pembongkaran makam mahasiswa FEB Pratama oleh tim Polda Lampung, Senin 30 Juni 2025/Istimewa

Presisi

Ini Tujuan Polda Lampung Bongkar Makam Mahasiswa FEB Unila

SELASA, 01 JULI 2025 | 03:38 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Di tengah guyuran hujan deras, tim DVI Polda Lampung melakukan pembongkaran kuburan almarhum Pratama Wijaya Kusuma (PWK) di pemakaman Beringin Raya Kemiling, Bandar Lampung, Senin 30 Juni 2025.

Kasubbid Dokpol Polda Lampung, AKBP Legowo Hamijaya menjelaskan, proses ekshumasi dilakukan oleh Tim DVI Polda Lampung bersama Tim Forensik dari Rumah Sakit Bhayangkara.

Mendiang Pratama Wijaya Kusuma adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung (Unila) yang meninggal dunia usai mengikuti Pendidikan dan Latihan Dasar (Diksar) Unit Kegiatan Mahasiswa Ekonomi Pecinta Lingkungan (Mahepel). 


Ekshumasi yang dilakukan Polda Lampung bertujuan untuk mengungkap penyebab kematian Pratama.

“Ekshumasi bongkar kubur sekaligus autopsi dimulai pukul  09.00-14.00 WIB melibatkan 20 personel Dokes dan RS Bhayangkara, tiga dokter forensik, tim Krimum Polda Lampung unit Inafis," ungkap Legowo, dikutip RMOLLampung, Senin 30 Juni 2025.

"Tadi pengambilan potongan jaringan akan dikirim untuk diteliti lebih lanjut ke Patologi Anatomi. Saat ini belum bisa ditentukan menunggu hasil patologi anatomi," lanjut Legowo

Pelaksanaan ekshumasi ini juga disaksikan oleh pihak kampus, mahasiswa, Subdit Jatanras Polda Lampung, hingga pihak keluarga almarhum Pratama di TPU Beringin Raya, Kemiling, Bandar Lampung.

Sebelumnya, Pratama diduga meninggal setelah dianiaya oleh sejumlah seniornya saat Diksar Mahepel di wilayah Gunung Betung Pesawaran.

Pratama sempat menjalani perawatan di rumah sakit hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Senin 28 Mei 2025 lalu. Atas meninggalnya Pratama, pihak keluarga membuat laporan ke Polda Lampung.

Adapun Diksar Mahepel dilaksanakan pada 11-14 November 2024.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya