Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Uni Eropa Bantah Undang SADR dalam Pertemuan Uni Afrika di Roma

SENIN, 30 JUNI 2025 | 17:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Uni Eropa menegaskan bahwa mereka tidak mengakui Republik Arab Sahrawi Demokratik (SADR), yaitu entitas yang dideklarasikan oleh kelompok separatis di wilayah Sahara Barat. 

Pernyataan tegas tersebut disampaikan juru bicara Uni Eropa untuk urusan luar negeri menjelang pertemuan tingkat menteri Uni Eropa-Uni Afrika di Roma, seperti dimuat dalam pernyataan yang diterima redaksi pada Senin, 30 Juni 2025.

“Baik Uni Eropa maupun negara-negara anggotanya tidak mengakui SADR,” kata juru bicara tersebut.


Penegasan ini muncul setelah sejumlah pihak separatis menyebarkan informasi yang berlebihan terkait kehadiran SADR dalam pertemuan Uni Eropa-Uni Afrika. 

Uni Eropa menegaskan bahwa keberadaan SADR dalam forum itu tidak berarti mereka diakui secara resmi.

Menurut juru bicara tersebut, pertemuan itu diselenggarakan bersama oleh Uni Eropa dan Uni Afrika. Sesuai kesepakatan, masing-masing pihak bertanggung jawab untuk mengundang anggota mereka sendiri.

“Undangan untuk anggota dari pihak Afrika dikirim oleh Uni Afrika,” jelasnya. Artinya, kehadiran SADR diundang oleh Uni Afrika, bukan oleh Uni Eropa.

Ia menambahkan, posisi Uni Eropa sudah jelas yakni tidak mengakui SADR, dan kehadiran mereka dalam pertemuan ini tidak serta merta mengubah sikap yang telah ditetapkan.

Pernyataan ini menjadi penegasan resmi dari Uni Eropa di tengah upaya kelompok separatis yang mencoba mencari legitimasi melalui forum internasional.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Kasus Blueray Diduga Puncak Gunung Es Skandal Bea Cukai

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:58

Atasi Masalah Sampah dan Parkir, Pansus Matangkan Raperda Pasar Rakyat ?

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:57

Sekjen Gelora: Gugurnya Khamenei Peringatan Keras bagi Dunia

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:07

Alarm Bagi Pekerja, Ini Daerah Rawan Telat Pembayaran THR

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:57

9 Pendukung Iran Tewas Ditembak saat Menerobos Konsulat AS di Pakistan

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:43

Para Petinggi PSI di Sumsel Loncat ke PDIP

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:20

PKB Dukung Niat Baik Prabowo jadi Juru Damai Iran-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:54

AS Ikut Israel Serang Iran, Al Araf: Indonesia Seharusnya Mundur dari BoP

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:19

Sukabumi Terjangkit 54 Kasus Demam Berdarah Sepanjang Januari 2026

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:59

KPK Ultimatum Salisa Asmoaji

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:33

Selengkapnya