Berita

Stand Pemprov DKI Jakarta di arena Jakarta Fair Kemayoran 2025/Ist

Nusantara

Jakarta Fair Kemayoran 2025 Banjir Keluhan

SENIN, 30 JUNI 2025 | 07:56 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Jakarta Fair Kemayoran 2025 yang kembali hadir sebagai event tahunan untuk memperingati HUT Kota Jakarta mendapat banyak keluhan  pengunjung.

Pengunjung umumnya mengeluhkan mahalnya harga tiket yang terus melambung setiap tahunnya.

"Pengunjung memang ingin dikuras habis koceknya," kata Joko (60), warga Kemayoran, Jakarta Pusat kepada wartawan, Minggu malam, 29 Juni 2025.


Untuk masuk ke kawasan Jakarta Fair Kemayoran 2025, pengunjung dapat memilih beberapa kategori tiket:

Tiket Masuk Non-Konser:

Senin: Rp40.000

Selasa-Jumat: Rp50.000

Sabtu-Minggu & Libur Nasional: Rp60.000

Tiket Konser Reguler (20 Juni-13 Juli 2025):

Mulai dari Rp80.000-Rp120.000

Tiket Konser VIP

Berkisar Rp100.000-Rp150.000

Paket Hemat Rombongan (4 orang):

Hari kerja: Rp42.000-Rp45.000 per orang

Senin-Minggu: Rp50.000-Rp55.000 per orang

“Sekarang kalau mau nonton musik pakai harus bayar lagi. PRJ sudah terlalu dikomersialkan," kata Joko.

Keluhan lain yang disuarakan pengujung terkait sulitnya mencari tempat parkir.

"Setiap tahun kacau seperti tanpa ada perbaikan," keluh Diki (30), warga Depok.

Selain itu, harga produk yang ditawarkan stand Jakarta Fair Kemayoran 2025 juga terbilang mahal.

Misalnya harga sejadah jika di Pasar Tanah Abang cuma Rp 50 ribu, tapi di Jakarta Fair Kemayoran 2025 dibanderol Rp90 ribu.

"Promosi sales di stand-stand yang bilang harga pabrik, ternyata bohong," lanjut Diki.

Diki mengusulkan ke depan pelaksanaan Jakarta Fair Kemayoran diambilalih Pemprov DKI Jakarta agar menjadi lebih baik.

"Jangan murni swasta, karena terkesan hanya mengejar keuntungan alias dikomersialkan," pungkas Diki.





Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya