Berita

Donald Trump dan Ayatollah Ali Khamenei/Kolase RMOL

Dunia

Khamenei Klaim Menang Perang, Trump Batal Ringankan Sanksi Iran

SABTU, 28 JUNI 2025 | 07:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan kekecewaannya atas klaim Iran yang mengaku menang dalam perang singkat melawan Israel. Akibatnya, Trump memutuskan untuk membatalkan rencana pelonggaran sanksi terhadap Teheran.

Melalui unggahan di media sosial Truth Social pada Jumat, 27 Juni 2025, Trump menanggapi pidato Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang sehari sebelumnya menyatakan bahwa Iran menang atas AS dan Israel setelah 12 hari konflik militer langsung.

Trump menyebut pernyataan Khamenei itu sebagai “kebohongan besar” dan “bodoh”. Ia mengaku sempat mempertimbangkan pencabutan sanksi berat AS terhadap Iran, namun langsung membatalkannya setelah mendengar pidato tersebut.


“Sebagai gantinya, saya justru mendapat kata-kata penuh kemarahan, kebencian, dan penghinaan. Jadi saya hentikan semua upaya pelonggaran sanksi,” tulis Trump, dikutip dari RT.

Trump juga mengklaim dirinya tahu lokasi Khamenei selama perang, tapi sengaja tidak mengizinkan serangan. 

“Saya menyelamatkannya dari kematian yang mengerikan. Dia bahkan tidak bilang ‘terima kasih, Presiden Trump!’” sindirnya.

Ia juga mengaku ikut campur untuk menghentikan serangan udara besar Israel yang disebutnya bisa menewaskan banyak warga Iran, dan menyebutnya sebagai serangan terbesar sejauh ini dalam perang tersebut.

Sebelumnya, Khamenei mengklaim serangan balasan Iran berhasil melemahkan Israel hingga AS harus turun tangan membela sekutunya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya